read news – BP Batam dan Pemko Diminta untuk Tanam Bambu dan Sukun di Sekitar DAM

0
Ketua Komisi 2 DPRD Propinsi Kepri Wahyu Wahyudin mengajak BP Batam dan Pemko Batam menanam pohon sukun dan bambu betung di seluruh bendungan air di Batam.  Wahyu menuturkan, saat ini Kota Batam mengalami krisis air imbas penebangan hutan lindung secara sembarangan khususnya di kawasan bendungan. (Foto : abyaqsa ramadan - batamtv.com)
Ketua Komisi 2 DPRD Propinsi Kepri Wahyu Wahyudin mengajak BP Batam dan Pemko Batam menanam pohon sukun dan bambu betung di seluruh bendungan air di Batam.  Wahyu menuturkan, saat ini Kota Batam mengalami krisis air imbas penebangan hutan lindung secara sembarangan khususnya di kawasan bendungan. (Foto : abyaqsa ramadan - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Fenomena penggundulan hutan lindung maupun hutan biasa di Kota Batam sudah menjadi hal yang sudah lama terjadi. Namun yang membuat miris saat ini adalah penggunundulan hutan ini terus merambah ke lokasi yang dekat dengan DTA atau Daerah Tangkapan Air .

“Harus ada penanggulangan berupa reboisasi di sekitaran dam air dengan menanam tanaman yang menyerap air seperti bambu dan pohon sukun,” demikian disampaikan Wahyu Wahyudin , Ketua Komisi 2 DPRD Propinsi Kepri, Jumat (5/5/2023) .

Wahyu juga mengajak BP Batam, Pemko Batam, dan instansi terkait menindak tegas pelaku perambahan hutan lindung.

Sebagai salah satu upaya untuk menjaga agar DAS tetap bisa berfungsi, Wahyu Wahyudin mengajak BP Batam dan Pemko Batam menanam pohon sukun dan bambu betung di seluruh bendungan air di Batam.

Wahyu menuturkan, saat ini Kota Batam mengalami krisis air imbas penebangan hutan lindung secara sembarangan khususnya di kawasan bendungan.

Ia pun mendorong gerakan reboisasi dengan menanam pohon sukun dan bambu betung yang dinilai mampu menahan longsor dan menjaga debit air di dalam tanah.

“Harus ada action dari BP Batam karena air bersih ini bermasalah dimana-mana karena debit air sudah mulai berkurang akibat hutan yang terus dirambah,” katanya.

Ia menambahkan, perlu juga dilakukan pengawasan rutin secara berkala di kawasan-kawasan hutan lindung.

“Kemudian perlu ada tindakan khusus terhadap hutan lindung, ada pengawasan dan diperketat,” pintanya.

Editor : Oktarian
Reporter : Abyaqsa Ramadan