Pemprov Kepri Jalankan Program DIGI-GO Internship, Upaya Perkuat Kompetensi ASN dan Transformasi Digital

0
Pembukaan Program Magang DIGI-GO Internship di ruang Collaboration Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Dompak, Selasa (8/6/2026).

Tanjungpinang, batamtv.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mulai menjalankan Program Digital Government Internship atau DIGI-GO Internship pada tahun 2026. Program magang ASN ini merupakan bagian dari pengembangan kompetensi ASN berbasis Corporate University yang bertujuan memperkuat kompetensi aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kepri.

Program ASN DIGI-GO Internship secara resmi dibuka di Collaboration Room Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (9/6/2026).

Kepala BPSDM Kepri, Any Lindawati, menjelaskan bahwa program Digital Government Internship merupakan bagian dari strategi pengembangan kompetensi ASN yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara BPSDM dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau sebagai tempat pembelajaran dan praktik kerja.

Program ini dirancang dengan pendekatan learning from experience, sehingga peserta dapat belajar secara langsung melalui pengalaman kerja. Metode tersebut memberikan ruang kepada peserta untuk memahami konsep serta terlibat dalam praktik pengelolaan layanan digital pemerintahan dan inovasi birokrasi.

Menurut Any, program ini juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan sekaligus meningkatkan kompetensi ASN.

“Pembekalan Magang ASN DIGI-GO Internship menjadi wadah bagi ASN untuk belajar dari praktik terbaik, memperluas wawasan, serta mengembangkan keterampilan digital yang dibutuhkan dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif, adaptif dan berorientasi pada masyarakat,” kata Any.

Ia menambahkan, program magang juga akan mendorong pembelajaran yang relevan dengan tugas jabatan dan kebutuhan organisasi melalui kombinasi pembelajaran formal, kolaboratif, serta berbasis pengalaman kerja.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, BPSDM akan memberikan sertifikat setara 20 jam pelajaran kepada ASN yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian program magang.

Pada tahap awal, kegiatan magang diikuti oleh 10 peserta dari lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Setiap OPD mengirimkan dua peserta untuk mengikuti program yang berlangsung selama 10 hari, mulai 9 hingga 23 Juni 2026.

Ke depan, BPSDM akan terus mengembangkan program magang yang terintegrasi dengan kebutuhan organisasi. Melalui langkah tersebut, pengembangan kompetensi ASN diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan, terukur, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Program DIGI-GO Internship kami harapkan mampu melahirkan ASN yang semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menjadi penggerak utama transformasi digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” timpal Any.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Kepri, James Simon Pattikawa, menyatakan bahwa Program DIGI-GO Internship merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas ASN di era digital.

“Program ini diharapkan mampu mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan,” kata James.

Dalam praktiknya, jelas James, peserta magang akan dibekali berbagai kompetensi, mulai dari publikasi jurnalistik, mobile photography, teknik pengambilan video dan editing, infografis, hingga evaluasi peningkatan website dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Kompetensi tersebut dinilai penting untuk menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin modern dan berbasis digital,” jelasnya.

Menurut James, pengembangan kompetensi ASN saat ini harus mampu menjawab tantangan transformasi digital yang terus berkembang. Karena itu, program magang menjadi salah satu pendekatan yang efektif untuk mengintegrasikan kebutuhan organisasi dengan pengembangan kapasitas individu secara berkelanjutan.

“Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman langsung dalam praktik pengelolaan layanan digital pemerintahan yang relevan dengan kebutuhan organisasi saat ini,” kata James.

James juga mengatakan bahwa Program DIGI-GO Internship sejalan dengan berbagai inisiatif nasional dalam pengembangan talenta digital sektor pemerintahan.

“Upaya tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas ASN agar mampu mendukung akselerasi transformasi digital di kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah,” ujarnya.

Penanggungjawab : oktarian

Editor : pariadi

Reporter : dwi susilo