
BATAM, batamtv.com – Pemko Batam terus mengupayakan tindakan tindakan dan aksi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan tindakan dan langkah untuk meningkatkan indikator kesejahteraan masyarakat.
Sejak awal tahun 2023 sudah melakukan berbagai langkah guna mengatasi masalah kemiskinan, salah satunya melalui pendistribusian sembako subsidi.
Untuk mewujudkannya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar tindak lanjut pembahasan langkah- langkah dalam rangka peningkatan indikator kesejahteraan masyarakat, di Ruang Rapat Hang Nadim Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Rabu (5/4/2023).
Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari dua rangkaian acara dengan Kementerian Keuangan, dimana untuk memperolah Insentif fiskal Kota Batam perlu melengkapi indikator yang disyaratkan terkait kesejahteraan masyarakat.
“Utama kita ingin meraih insentif fiskal yang dijanjikan pusat salah satunya dengan cara menanggulangi kemiskinan,” ujar Desman, Kepala Bidang Anggaran BPKAD.
Insentif fiskal sendiri merupakan bentuk penghargaan bagi para otoritas daerah, yang memiliki kinerja baik dalam percepatan belanja daerah, penggunaan produk dalam negeri, penurunan tingkat pengangguran, penggunaan anggaran belanja daerah yang berdampak terhadap penurunan tingkat kemiskinan, penurunan tingkat stunting, hingga pengendalian inflasi daerah.
Pemko Batam berharap, dengan sinergi dan kolaborasi dengan BPS Kota Batam pihaknya dapat menganalisis tingkat kemiskinan dan program, serta sasaran prioritas.
“Harapannya, dengan memberikan data angka kemiskinan ke BPS usaha kita yang disampaikan sebagai bahan pertimbangan dapat menanggulangi kemiskinan sehingga angka kemiskinan bisa menurun di Kota Batam, dan Batam dapat memperoleh Insentif fiskal,” katanya.
Menurutnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi sejak awal tahun 2023 sudah melakukan berbagai langkah guna mengatasi masalah kemiskinan, salah satunya melalui pendistribusian sembako subsidi.









































