Gubernur Ansar Tak Diundang Pelantikan PWI Kepri, Jadi Bahasan Forum Pemred

0
Ketidakhadiran Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dalam pelantikan ulang Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri masa bakti 2023–2028 di Ballroom Harmoni One, Batam Centre, Kamis (17/9/2026), menjadi salah satu pembahasan dalam Forum Pemred PWI Kepri di Graha PWI Kepri, Ruko Purimas, Batam, Selasa (22/9/2026).

Batam, batamtv.com – Ketidakhadiran Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dalam pelantikan ulang Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri masa bakti 2023–2028 di Ballroom Harmoni One, Batam Centre, Kamis (17/9/2026), menjadi salah satu pembahasan dalam Forum Pemred PWI Kepri di Graha PWI Kepri, Ruko Purimas, Batam, Selasa (22/9/2026).

Dalam forum tersebut, sejumlah pemimpin redaksi mempertanyakan alasan Gubernur Ansar tidak hadir dalam agenda pelantikan. Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani kemudian menjelaskan bahwa pihaknya memang tidak mengirimkan undangan kepada Gubernur Ansar.

Saibansah mengatakan keputusan tersebut diambil setelah PWI Kepri sebelumnya tiga kali mengirimkan surat untuk bersilaturahmi dan meminta audiensi dengan Gubernur Ansar, namun menurut keterangannya belum mendapat respons.

“Ya, kami pesimis Gubernur bisa hadir dalam gelaran ini. Sebelumnya kita sudah tiga kali bersurat resmi untuk bersilaturahmi dan audiensi, hanya saja tidak mendapat respons. Jadi kami tidak yakin beliau bisa hadir juga,” ujar Saibansah di hadapan para pemimpin redaksi.

Menurut Saibansah, keputusan tidak mengundang Gubernur bukan dimaksudkan untuk memutus hubungan dengan Pemerintah Provinsi Kepri. Pihaknya memilih mengambil langkah tersebut berdasarkan pengalaman komunikasi yang telah dilakukan sebelumnya.

Dalam pelantikan ulang tersebut, sejumlah pejabat daerah hadir, di antaranya Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan dan Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo. Wakapolda hadir mewakili Kapolda Kepri yang pada waktu bersamaan mengikuti agenda internal lainnya.

Persoalan komunikasi antara PWI Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepri kemudian turut menjadi perhatian dalam Forum Pemred. Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kepri Rinaldi Samjaya yang hadir dalam diskusi tersebut menyampaikan pandangannya terkait hubungan pemerintah daerah dengan insan pers.

“Memang kalau kita cermati selama ini, Gubernur Kepri agaknya memang kurang perhatian terhadap pers,” ujar Rinaldi.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan Rinaldi dalam forum. Sementara itu, alasan PWI Kepri tidak mengundang Gubernur disampaikan Saibansah dengan merujuk pada tiga surat audiensi yang menurut keterangannya belum memperoleh respons.

Di tengah pembahasan tersebut, PWI Kepri memastikan agenda organisasi tetap berjalan. Sejumlah kegiatan penguatan kapasitas wartawan, termasuk Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan (OKK) serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW), tetap dilaksanakan pada September 2026.

Pelantikan ulang Pengurus PWI Kepri masa bakti 2023–2028 sendiri dilakukan oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir pada 17 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, Munir juga menekankan pentingnya menjaga semangat organisasi dan profesionalisme wartawan.

Penanggungjawab : oktarian
Editor : Pariadi
Reporter : azura aronita