
Batam, batamtv.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam menunda pemberlakuan penyesuaian tarif layanan peti kemas di Pelabuhan Batam guna menjaga stabilitas iklim investasi, industri, dan perdagangan.
Keputusan ini diambil atas arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, setelah mempertimbangkan masukan dari pelaku usaha serta pentingnya menjaga daya saing Batam sebagai kawasan strategis.
Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, menegaskan penundaan tersebut bukan berarti menghentikan upaya modernisasi layanan kepelabuhanan, melainkan untuk memastikan kebijakan tarif ke depan lebih terukur dan transparan.
“Penyesuaian tarif harus selaras dengan peningkatan kualitas layanan dan memberikan dampak nyata terhadap efisiensi operasional,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, daya tarik investasi Batam saat ini berada dalam tren positif yang perlu dijaga, terutama dari sisi efisiensi dan kepastian biaya logistik.
Ia menjelaskan, biaya logistik menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan investasi, karena mencakup berbagai komponen mulai dari layanan terminal, forwarding, pengangkutan, pengurusan dokumen, pergudangan, hingga biaya keterlambatan.
“Fokus kami tidak hanya pada besaran tarif, tetapi juga struktur biaya secara keseluruhan agar tidak menimbulkan beban yang tidak proporsional bagi pelaku usaha,” katanya.
Kebijakan ini pun mendapat respons positif dari dunia usaha. Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, menilai langkah BP Batam sebagai bentuk kepekaan terhadap kondisi ekonomi global yang tengah menekan pelaku usaha.
“Penundaan ini membantu meringankan beban operasional dan menjaga daya saing Batam agar investasi tetap tumbuh,” ujarnya.
Ke depan, BP Batam berkomitmen memperkuat dialog dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan kebijakan tarif berbasis data serta standar pelayanan yang terukur.
“Pelabuhan harus menjadi motor penggerak investasi, bukan sumber ketidakpastian biaya,” tutup Fary.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : azura aronita









































