Usai Terpilih Aklamasi, Fathir Langsung Tancap Gas Konsolidasi Golkar Tanjungpinang

0
Ket Foto : Ketua DPD Partai Golkar Kota Tanjungpinang terpilih, Novaliandri Fathir diapit oleh Ketua Demisioner serta Ketua dan Sekretaris Fraksi di DPRD Tanjungpinang (Foto: Istimewa)

TANJUNGPINANG, Batamtv.com – Novaliandri Fathir resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Tanjungpinang periode 2026–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI. Agenda yang dipusatkan di Altrue Hotel, Jalan Gudang Minyak, Kecamatan Tanjungpinang Barat tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus, kader, serta sejumlah tokoh penting daerah seperti Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Bupati Bintan Roby Kurniawan.

Usai resmi terpilih, Fathir langsung dihadapkan pada tugas besar untuk memperkuat struktur internal partai. Langkah perdana yang akan diambil oleh kepengurusan baru adalah melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh dari tingkat kecamatan hingga kelurahan. Sesuai arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Fathir menargetkan seluruh rangkaian musyawarah di tingkat bawah harus sudah rampung diselesaikan dalam sisa tahun 2026 ini.

“Kami akan melakukan konsolidasi organisasi mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan. Dalam waktu dekat, seluruh musyawarah kecamatan harus diselesaikan pada tahun 2026,” kata Fathir usai penetapan dirinya sebagai ketua terpilih.

Selain agenda konsolidasi, Musda VI ini juga memberikan mandat penuh kepada Fathir untuk menyusun dan melengkapi struktur kepengurusan partai yang baru dalam kurun waktu 30 hari ke depan. Terkait hal tersebut, ia menyatakan akan membuka ruang selebar-lebarnya bagi masyarakat umum serta kader-kader baru yang potensial untuk bergabung dan membesarkan partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Kami menjaring siapa saja yang masuk kepengurusan Partai Golkar dalam waktu 30 hari ke depan,” tegasnya.

Sebagai salah satu partai utama pengusung pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dan Raja Ariza, Fathir memastikan Golkar akan tetap konsisten menjalankan fungsi politik dan pengawasannya di parlemen.

Salah satu fokus utama yang menjadi sorotan tajam Fathir dalam waktu dekat adalah mendesak pemerintah daerah untuk segera mengusulkan revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kepada Wali Kota Tanjungpinang. Hal ini didasari oleh adanya kebijakan efisiensi fiskal dari pemerintah pusat yang memangkas anggaran daerah sekitar Rp150 miliar pada tahun ini.

Fathir menilai target pembangunan dalam RPJMD ke depan harus disesuaikan secara realistis dengan kemampuan keuangan daerah yang rill agar seluruh program tidak menjadi angan-angan belaka.

“Kami sudah mengusulkan kepada Pak Wali Kota agar RPJMD ke depan disesuaikan dengan kemampuan riil keuangan daerah. Tahun ini anggaran kita dipotong sekitar Rp150 miliar dan ke depan kondisi fiskal daerah juga belum pasti. Karena itu RPJMD perlu direvisi agar program pembangunan benar-benar realistis dan dapat dilaksanakan,” ujarnya secara lugas.

Kendati bersikap kritis terhadap postur anggaran, Fathir memastikan Partai Golkar akan tetap menjalankan peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah demi kemaslahatan publik.

“Kami sebagai partai pengusung akan terus memberikan masukan kepada Pak Wali Kota. Kalau memang ada hal-hal yang perlu disampaikan, akan kami sampaikan melalui Fraksi Partai Golkar demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Menatap arah politik ke depan, Fathir mengaku telah mengantongi instruksi jelas dari pusat untuk mulai memanaskan mesin partai menyambut Pemilu 2029. Di bawah komandonya, DPD II Golkar Tanjungpinang membidik target untuk meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kota Tanjungpinang dengan minimal capaian enam kursi, sekaligus mengamankan tiket untuk mengusung kader murni Golkar pada Pemilihan Kepala Daerah mendatang.

“Arahan kami jelas, memenangkan Partai Golkar pada 2029. Target minimal enam kursi DPRD dan pada Pilkada nanti kami ingin mengusung kader Partai Golkar sendiri,” tegasnya.

Di tempat yang sama, mantan Ketua DPD II Golkar Tanjungpinang periode sebelumnya, Untung Budiawan, memberikan ucapan selamat sekaligus menaruh optimisme tinggi pada kepemimpinan Fathir. Untung menilai pengalaman Fathir yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPD II membuat suksesornya tersebut sudah sangat memahami program kerja serta aspek-aspek yang memerlukan evaluasi ke depan.

“Dulu kami berpasangan, saya sebagai Ketua dan beliau sebagai Sekretaris. Jadi beliau sudah memahami apa saja yang menjadi program maupun evaluasi selama ini,” ungkap Untung seraya berharap pada Pemilu 2029 nanti Golkar dapat menambah kursi baik di legislatif maupun eksekutif.

Terkait masa depan politik pribadinya, Untung Budiawan memastikan dirinya tidak akan meninggalkan partai dan tetap berkontribusi sebagai anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Tanjungpinang. Di samping aktivitas politik, Untung mengaku akan lebih fokus mencurahkan waktunya dalam mengembangkan sebuah yayasan kepedulian sosial yang saat ini sedang ia persiapkan.

“Saya masih berada di Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Tanjungpinang, jadi tetap berkontribusi untuk partai. Ke depan saya juga akan lebih berkonsentrasi mengembangkan yayasan kepedulian sosial,” jelasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai rumor yang beredar bahwa dirinya akan berpindah haluan politik dan maju dalam kontestasi di Kota Batam, Untung memilih enggan berkomentar banyak.

“Oh, itu belum. Masih jauh,” pungkasnya singkat.*

Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo