read news – Usulan Kepri Bentuk Kawasan Pertanian Terpadu, Ditindaklanjuti jadi Prioritas APBD 2022

0
Sekretaris Daerah Kepulauan Riau, Adi Prihantara memastikan akan mengusulkan pembentukan kawasan pertanian terpadu menjadi prioritas di APBD tahun 2022.Hal itu disampaikan di Kantor DPRD Kepri, Senin (17/10/2022). (Foto: Dwi Susilo - batamtv.com)
Sekretaris Daerah Kepulauan Riau, Adi Prihantara memastikan akan mengusulkan pembentukan kawasan pertanian terpadu menjadi prioritas di APBD tahun 2022.Hal itu disampaikan di Kantor DPRD Kepri, Senin (17/10/2022). (Foto: Dwi Susilo - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com –  Wahyu Wahyudin Ketua Komisi 2 DPRD Kepri pernah mengusulkan tentang perluasan dan pembentukan kawasan pertanian terpadu. Hal ini bertujuan agar nantinya Kepri akan menuju swasembada pangan.

Usulan yang disampaikan ini tidak hanya ratusan hektar karena Wahyu mengusulkan 1.000 hektar di tiap Kabupaten/Kota. Dengan adanya swasembada,  jumlah penduduk miskin akan berkurang karena diberdayakan di kawasan pertanian dan peternakan terpadu.

Atas usulan itu, Sekretaris Daerah Kepulauan Riau, Adi Prihantara memastikan akan mengusulkan pembentukan kawasan pertanian terpadu menjadi prioritas di APBD tahun 2022.

Itu ia sampaikan saat wawancara doorstop dengan awak media di Kantor DPRD Kepri, Senin (17/10/2022).

“Iya bakal diajukan, kalau hari ini baru membahas pendapatan, setelah pendapatan baru penerimaan, belanja, setelah itu baru strategi memenuhi RKPD maupun RPJMD,” katanya.

Untuk membentuk kawasan pertanian terpadu membutuhkan lahan ratusan hektar. Saat ini, tersedia lahan tersebar di Kota Batam seluas 60 hektar, Tanjungpinang 5 hektar, Kabupaten Karimun 50 hektar, Natuna 55 hektar, Lingga 13,25 hektar, Bintan 50 hektar, dan Kabupaten Anambas 49 hektar.

Kawasan pertanian ini akan ditanami dengan komoditas yang rentan mengalami inflasi seperti bawang, cabai, dan tomat.

Pemprov Kepri bersama Kabupaten/Kota akan menjamin tersedianya bibit dan pupuk gratis melalui Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Nanti kita dalami lagi BTT kita berapa, Kabupaten/Kota berapa, dipetakan sama-sama supaya hasilnya efektif,” ujarnya, Senin (22/8/2022).

Sebelumnya Ketua Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin mengusulkan tidak hanya ratusan hektar, Wahyu mengusulkan 1.000 hektar di tiap Kabupaten/Kota.

editor : oktarian

reporter : dwi susilo