read news – Rumah Tahfidz Nurul Istighfar di Tembesi Diresmikan Ustadz Abdul Somad

0
Ustadz Abdul Somad saat memberikan ceramah agama saat Peresmian Rumah Tahfidz Tahfidz Nurul Istighfar di Tembesi (F: Aby-batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Ustadz Abdul Somad atau UAS hadir kembali di Batam. Kali ini UAS meresmikan Rumah Tahfidz Nurul Istighfar  di Kompleks Ruko Townhouse Central Laguna Hills, Blok A2-01, Tembesi, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (15/9/2022) siang.

Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti dan doa yang dipimpin UAS. UAS berharap Rumah Tahfidz Nurul Istighfar dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak.

“Alhamdulillah dengan adanya rumah Tahfidz ini bisa menjadi tempat berkumpul, mengaji dan tempat menimba pahala,” kata UAS, yang diamini ratusan undangan yang hadir.

Diawal sambutannya UAS memuji pendiri Rumah Tahfidz Nurul Istighfar, Ramon Damora, yang menurut UAS merupakan sahabatnya sejak kuliah di Pekanbaru, Riau. Ramon kata UAS telah mengambil langkah yang tepat dengan mendirikan rumah tahfidz di tengah-tengah kesibukan bekerja sehari-hari.

Menurut UAS, mencari nafkah di dunia tetap harus dijalankan, namun tidak melupakan menyisihkan sebagian rezeki untuk tabungan di akhirat, salah satunya dengan mendirikan rumah tahfidz.

Untuk mendirikan rumah tahfidz lanjut UAS bukanlah perkara yang mudah. Selain butuh modal juga perlu niat dan keikhlasan yang besar.

“Selama ini saya ceramah, jangan mati sebelum buat rumah qur’an, silahkan cari duit banyak-banyak, pergi pagi pulang petang, hasilnya buat rumah qur’an. Tapi beda dengan Ustadz Ramon, beliau langsung action, beliau tak mau ngomong saja, semua harus jadi,” puji UAS.

UAS melihat Rumah Tahfidz Nurul Istighfar memiliki tempat yang sangat strategis. Berada di sebuah kompleks ruko dan berada paling depan sehingga bisa langsung dilihat orang banyak. UAS pun berharap Rumah Tahfidz Nurul Istighfar ke depannya terus berkembang, tak hanya dari segi tempat tapi juga level pendidikan. Dia pun akan memberikan dukungan penuh ke depan.

“Jika hari ini saya meresmikan rumah tahfidz ini, besok InsyaAllah berkembang, ada formal dan informalnya. Formalnya ada TK, SD, SMA, dan selanjutnya. Karena perkembangan zaman, formal ini sangat dibutuhkan anak-anak kita, jadi harus dibikin payung hukumnya, berupa yayasan. Besok kalau ada peresmian lagi saya akan datang, InsyaAllah,” kata UAS memberikan semangat pada pengurus. “Jadi ini benar-benar harus dikelola dengan baik,” pesannya.

Dikatakan UAS, untuk menjadi Hafidz dan Hafidzah memang harus dididik dari anak-anak. Apalagi dimulai dari usia emas. Karena di usia emas anak-anak cepat menangkap apapun dengan hanya melalui pendengaran. Sehingga jangan heran saat ini banyak anak-anak di bawah lima tahun sudah banyak yang hafal juz amma, meski belum bisa baca Alqur’an.

“Mudah-mudahan dari Rumah Tahfizh Nurul Istighfar ini ini lahir generasi-generasi emas yang hapal Alqur’an,” kata UAS. (Aby)