read news – Polisi Ingatkan Ojek Jangan Berganti-ganti Identitas

0
Kapolsek Sekupang, Kompol ZA Christoper Tamba, Selasa (17/1/2023) mengimbau pengemudi ojek online untuk tidak menggunakan identitas orang lain. Hal itu berkaca dari kasus penganiayaan seorang pengemudi ojek online oleh seorang pengguna. Menurut Kompol Christoper penggunaan identitas yang bukan aslinya, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah.  ( foto : muhammad amin - batamtv.com)
Kapolsek Sekupang, Kompol ZA Christoper Tamba, Selasa (17/1/2023) mengimbau pengemudi ojek online untuk tidak menggunakan identitas orang lain. Hal itu berkaca dari kasus penganiayaan seorang pengemudi ojek online oleh seorang pengguna. Menurut Kompol Christoper penggunaan identitas yang bukan aslinya, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah.  ( foto : muhammad amin - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Para pelaku ojek online saat ini banyak sekali jumlah dan ragamnya. Namun, ada satu hal yang diingatkan dari para pengojek tersebut yaitu identitas. Para ojek  online ini diminta untuk menggunakan identitas asli.

Hal ini disampaikan Kapolsek Sekupang, Kompol ZA Christoper Tamba, Selasa (17/1/2023). Dia mengimbau pengemudi ojek online untuk tidak menggunakan identitas orang lain. Hal itu berkaca dari kasus penganiayaan seorang pengemudi ojek online oleh seorang pengguna.

Menurut Kompol Christoper, kasus penganiayaan terhadap pengemudi ojek online itu berawal ketika seorang pengguna warga Perumahan Glory Royal Residence ojek merasa tidak terima karena nama ojek yang dipesannya secara online melalui aplikasi Maxim tidak sesuai dengan yang menjemputnya.

“Kemudian terjadi keributan sehingga terjadi penganiayaan,” kata Kompol Christoper. Kasus penganiayaan tersebut, kata Kompol Christoper, sedang diupayakan untuk diselesaikan melalui restorative justice.

Terkait penyebab kasus penganiayaan tersebut, yaitu penggunaan identitas orang lain dalam aplikasi ojek online.

“Kami mengimbau agar para pengemudi ojek online tidak menggunakan identitas orang lain sehingga tidak menimbulkan masalah baru,” ujarnya.

Editor : Pariadi

Reporter : Muhammad Amin