
TANJUNGPINANG, batamtv.com – Pj. Walikota Tanjungpinang, Hasan menjelaskan cadangan beras di Bulog Tanjungpinang saat ini mencapai 2.700 ton sehingga aman hingga akhir tahun menjelang Natal dan Tahun Baru karena konsumsi beras di Tanjungpinang sendiri mencapai 72 ton perbulan.
Sementara itu harga beras premium di pasaran sedikit mengalami lonjakan harga, naik sekitar Rp 1.025, namun harga beras medium saat ini masih dibawah harga eceran.
“Untuk itu kita berterimakasih kepada Bapak Presiden, karena menginisiasi program ini dan kita di daerah diminta untuk mengawasi dalm penyalurannya agar tepat sasaran. Semoga bantuan ini meringankan masyarakat dan juga bisa menstabilkan harga bahan pokok sehingga tetap terjangkau,” ujar Hasan saat mendampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan secara simbolis bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang akan diterima oleh 7.280 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Tanjungpinang.
Penyerahan sembako ini disaksikan juga oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad . Gubernur mengatakan hal ini sebagaio upaya yang dikembangkan Pemprov Kepri setelah melakukan identifikasi beberapa jenis kebutuhan pokok yang menjadi penyumbang inflasi dalam hal ini pangan (beras).
Hal ini juga menimbang lokasi yang cocok dikembangkan untuk tanaman padi di Kepri ini terbatas, maka hitungannya kalau itu sama sekali tidak efisien, lebih baik menjalin kerja sama dengan provinsi lain untuk kebutuhan itu sejauh diperlukan.
“Sampai hari ini, distribusi beras melalui Bulog juga masih mencukupi, masih terjamin kecukupannya. Yang kita dorong untuk masyarakat adalah diversifikasi pangan. Kita juga mendorong ibu-ibu melalui program PKK, Dekranasda, maupun KWT untuk merekayasa hasil-hasil pertanian dalam bentuk panganan yang diminati masyarakat sebagai bentuk-bentuk substitusi pangan” urai Gubernur Ansar Ahmad.
Editor : Oktarian
Reporter: Dwi Susilo









































