
“Mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar kita dipermudahkan untuk mendapatkan anggaran juga dari pusat agar pembangunan di daerah cepat terealisasi,” ucap Ansar Ahmad
Selain itu tak lupa program Kepri Terang yaitu penyambungan listrik untuk masyarakat kurang mampu, yang akan diteruskan juga di Bintan. Terutama di Pulau Pangkil, Pulau Dendun, Air Glubi dan beberapa pulau kecil. Upaya Gubernur ke depan bersama PLN akan dihidupkan listriknya 24 jam sehari sehingga dapat membantu kegiatan perekonomian masyarakat.
Kabupaten Bintan terus menjadi perhatian Provinsi Kepri. Jika beberapa tahun yang lalu, Bintan mendapatkan porsi pembangunan dari Provinsi Kepri hanya Rp15 miliar sampai dengan Rp20 milliar, maka dua tahun terakhir pada masa kepemimpinan Ansar Ahmad, “Bintan mendapatkan bantuan melebihi Rp60 miliar. Nilai pembangunan di Bintan dari dana APBN dan APBD Provinsi Kepri mencapai ratusan miliar,” ujarnya.
“Tahun 2024 ini ditingkatkan lagi menjadi Rp70 miliar. Agar mempercepat akselerasi pembangunan di Bintan menuju Bintan sejahtera,” sebut Ansar Ahmad.
Mewakili masyarakat, ustaz Salamin menyampaikan, masyarakat meminta penyediaan lampu jalan bagi masyakat Teluk Sebong, penghijauan hingga kota baru karena kondisi jalan yang minim penerangan menyebabkan rawan terjadi kecelakaan dan tindak kejahatan.
“Lampu jalan tolong diprioritaskan pak, karena anak-anak kami banyak kerja juga di Lagoi melewati jalan gelap sehingga banyak terjadi kasus pembegalan dan kecelakaan lalulintas. Semoga ke depan program Pak Gubernur tercapai, membuat Bintan terang benderang,” harapnya.
Editor : Oktarian
Reporter : Abdi Perdana









































