
Jefridin tiba kediaman Muslim di Kampung Tua Telaga Punggur bersama Waka II Baznas Kota Batam, Habib Soleh. “Berdoa kepada Allah SWT semoga diberi kesembuhan. Kita hanya bisa ihtiar, semua dari Allah,” ujar Jefridin menguatkan.
Sebagai bentuk perhatian kepada Muslim, karena profesinya sebagai imam dan pernah menjadi guru TPQ akan diikutsertakan sebagai penceramah pada program Baznas Kota Batam. Nantinya setiap bulan ada insentif dari Baznas Kota Batam sebesar Rp900 ribu.
Karena bantuan yang diberikan Baznas merupakan zakat dari ASN Pemko Batam yang dikelola oleh Baznas Kota Batam. Bantuan ini diperuntukkan bagi siapapun masyarakat di Kota Batam yang membutuhkan.
“Siang ini saya datang untuk menyerahkan bantuan biaya berobat dari Baznas Kota Batam. Semoga bantuan ini dapat membantu untuk menambah biaya pengobatan Bapak,” katanya seraya menyerahkan bantuan sebesar Rp3 juta.
Kepada Jefridin, Muslim menceritakan pekerjaannya sebagai imam di salah satu masjid di Kampung Tua Telaga Punggur. Ia bersyukur karena profesinya itu menerima insentif dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Kepada Jefridin, Muslim bercerita bahwa belum ada penanganan yang dilakukan untuk pengobatannya itu karena terkendala biaya. Dari rumah sakit tempat ia berobat selama ini, ia hanya mengkonsumsi obat yang diresepkan kepadanya.
“Saya makan obat kemoterapi dari dokter Pak, tapi belum pernah di kemoterapi sama sekali,” ujarnya didampingi sang istri sembari memperlihatkan obat yang dikonsumsinya kepada Jefridin.
Sebetulnya ia disarankan untuk melakukan pengecekan sum-sum tulang belakang ke rumah sakit di Ibu Kota. Namun karena keterbatasan biaya, ia pun tidak melakukan pengecekan tersebut. Biaya berobat selama ini menurutnya ditanggung oleh BPJS.
“Kalau saya tidak makan obat ini Pak, sel darah putih saya bisa naik sampai 30 ribu. Dokter selalu menyemangati saya supaya rajin dan rutin mengkonsumsi obat dan menjaga kesehatan,” ungkap pria asal Tembilahan ini lagi.









































