read news – DPRD Puncak Jaya Pelajari Pengelolaan PAD Kota Batam

0
Ketua DPRD Batam Nuryanto (kedua kiri) bersama Ketua DPRD Puncak Jaya, Zakaria Telengge (kedua kanan) membawa 30 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Puncak Jaya untuk melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Batam pada Kamis (26/10/2023) siang. (Foto : muihammad amin - batamtv.com)
Ketua DPRD Batam Nuryanto (kedua kiri) bersama Ketua DPRD Puncak Jaya, Zakaria Telengge (kedua kanan) membawa 30 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Puncak Jaya untuk melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Batam pada Kamis (26/10/2023) siang. (Foto : muihammad amin - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – DPRD Kabupaten Puncak Jaya ingin belajar banyak hal soal pengelolaan Pendapatan asli Daerah Kota Batam. Mereka ingin  nantinya bisa menjadi bahan referensi untuk bisa diterapkan di Puncak Jaya.

Hal ini dibuktikan dengan keseriusan mereka yang langsung terbang ke Kota Batam untuk belajar. Ketua DPRD Kabupaten Puncak Jaya, Zakaria Telengge pun memboyong setidaknya 30 orang anggota DPRD Punca Jaya ke Kota Batam.

Zakaria Telengge  berucap terima kasih atas penerimaan dan penyambutan yang sudah dilakukan  di Kota Batam.  Kehadiran mereka di Kota Batam guna melihat dan mengetahui secara langsung pengelolan pendapatan asli daerah dari Batam.

Zakaria Telengge  merinci ada  30 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Puncak Jaya yang melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Batam pada Kamis (26/10/2023) siang.

Rombongan  dipimpin dirinya sendiri selaku Ketua DPRD Kabupaten Puncak Jaya, didampngi  Wakil Ketua I Miren Kogoya serta Wakil Ketua II Yoranius Wonda ini, disambut hangat Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, S.H., M.H. bersama Leo Anggara Saputra, S.H., Anggota Komisi II.

Zakaria Telengge   melihat, bahwa perkembangan di Kota Batam sudah sangat maju pesat. Salah satunya, sistem perpajakan yang ada di sejumlah tempat telah menerapkan pola-pole elektronik. Sementara di kota asalnya masih sangat sulit untuk diterapkan.

“Dari sisi perpajakan, kami melihat Batam sudah sangat maju. Mengingat, semuanya sudah dalam sistem elektronik. Sementara di kami masih dalam proses dan sedang menuju ke arah sana. Oleh karena itu, kehadiran kami disini sangat tepat guna menyerap dan belajar banyak terkait ini semua,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto menyambut baik kunjungan kerja yang dilakukan 30 Anggota DPRD Kabupaten Puncak Jaya. Dan pihaknya mengatakan bahwa letak Kota BAtam yang sangat strategis memberikan nilai tambah. Mengingat, berdekatan dengan negara Singapura, Malaysia dan Vietnam.

Sehingga Kota Batam yang tidak memiliki sumber daya alam dan hanya mengandalkan dari sektor Industri dan Pariwisata ini, memanfaatkan geografis tersebut untuk terus maju dan berkembang.

“Batam ini memang bukan daerah penghasil produksi. tetapi kami lebih banyak kepada jasa dan industri. Bahkan Batam kini lebih dikenal sebagai destinasi Pariwisata selain Bali dan Jakarta. Walhasil, hal ini juga memberi nilai positif. Dan pemungutan retribusi baik pajak dan lainnya, memang sudah dilakukan secara digital. Dan sejauh ini sudah berjalan dengan baik,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, APBD Kota Batam Tahun 2023 mencapai Rp3,2 triliun dan separuh dari APBD itu bersumber dari pendapatan asli daerah. Meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) tentu akan meningkatkan pembangunan di Kota Batam. Di akhir kegiatan, kedua pimpinan lembaga legislatif ini pun bertukar cinderamata.

Editor : Oktarian
Reporter : Muhammad Amin