
Batam, batamtv.com – Pemerintah Kota Batam terus memperkuat sistem penanggulangan bencana melalui penyusunan Rancangan Akhir Rencana Penanggulangan Bencana Daerah (RPBD). Upaya ini ditandai dengan pelaksanaan konsultasi publik yang dibuka Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batam tersebut dihadiri camat, lurah, organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah pemangku kepentingan. Forum ini menjadi bagian dari penyempurnaan dokumen RPBD agar selaras dengan arah pembangunan Batam yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Firmansyah menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga harus didukung sistem ketahanan terhadap bencana.
Menurutnya, RPBD merupakan dokumen strategis yang menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana secara terpadu, mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.
“Perencanaan yang baik harus mampu menjawab tantangan saat ini sekaligus mengantisipasi risiko di masa depan. RPBD harus adaptif terhadap dinamika perkembangan Kota Batam dan menjamin keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama,” ujar Firmansyah.
Ia menambahkan, tantangan perubahan iklim, pertumbuhan kawasan perkotaan, serta meningkatnya aktivitas ekonomi menuntut tata kelola penanggulangan bencana yang modern dan berbasis data, serta diperkuat kolaborasi lintas sektor.
Firmansyah juga menekankan pentingnya membangun budaya kesiapsiagaan sebagai bagian dari pembangunan daerah. Menurutnya, ketangguhan kota ditentukan oleh kesiapan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Selain itu, ia mengajak seluruh peserta konsultasi publik untuk memberikan masukan konstruktif agar dokumen RPBD yang disusun benar-benar partisipatif dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia berharap, melalui proses tersebut, dokumen Rancangan Akhir RPBD dapat menjadi acuan komprehensif bagi seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan mitigasi risiko bencana serta kualitas perlindungan kepada masyarakat.
Dengan penyusunan RPBD yang berbasis kolaborasi, Pemerintah Kota Batam optimistis mampu mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang profesional, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : azura aronita









































