Polda Kepri Pantau Ujaran Kebencian dan Berita Hoax di Medsos selama Pilkada 2024

0
Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah. (Foto: istimewa)

Batam,batamtv.com, – Pendaftaran calon kepala daerah di Kantor KPU menandai dimulainya pesta demokrasi.
Dukungan dari berbagai komponen masyarakat terus berdatangan kepada para calon yang diamanahkan.

Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, mengatakan perilaku masyarakat tidak bisa dengan mudah divonis suatu tindakan sebagai masalah besar. Perilaku adalah bagian dari kehidupan dan sering kali sulit dinilai secara mendasar.

“Selama pemilu ini, saya melihat masyarakat semakin dewasa dalam menghadapi hari pemilihan suara,” ujar Kapolda bergelar Datuk Seri Indera Pahlawan, Perdana Satya Buana ini.

Dia juga menegaskan, bahwa Polri khususnya Polda Kepri dan jajaran, akan terus memantau aktivitas masyarakat di berbagai platform media sosial. “Kami akan memberikan edukasi mengenai penggunaan media sosial yang baik dan benar” katanya

Kapolda Kepri menyebut, pihaknya akan terus memantau perkembangan di media sosial yang berpotensi menimbulkan kebencian.

“Tim kami yang berpatroli di dunia maya siap memberikan saran tentang cara berkomunikasi yang aman” tutur Irjen Pol Yan Fitri.

Pemilihan kepala daerah serentak pada 27 November 2024 di Provinsi Kepulauan Riau akan melibatkan 3.325 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sebanyak 11.853 personel gabungan akan dilibatkan untuk mengamankan seluruh rangkaian Pilkada.

Irjen Pol Yan Fitri menjelaskan, bahwa lebih dari 6.000 personel, dengan lebih dari 3.000 di antaranya siap mengamankan TPS.

Pengamanan ini juga didukung oleh 678 personel TNI dan berbagai stakeholder lainnya, termasuk pemadam kebakaran dan pihak keamanan lainnya yang mungkin diperlukan dalam situasi darurat.

Seluruh personel ini akan disebar di 3.325 TPS yang ada di Provinsi Kepulauan Riau.
Setiap TPS akan dijaga oleh 3 hingga 4 personel pengamanan, mengingat wilayah Provinsi Kepulauan Riau lebih didominasi oleh laut dibanding daratan.

“Tentu transportasi laut akan banyak digunakan. Jika terjadi situasi darurat di laut, kita akan memanfaatkan sarana yang ada, termasuk milik pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi, serta bantuan dari TNI Angkatan Laut,” jelas Kapolda.

 

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                   : Sofyan Atsauri

Reporter               : Azura Aronita