Batam, batamtv.com – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan klarifikasi terkait kondisi sejumlah rumah dinas di Jalan Kartini I dan II, Sei Harapan, Sekupang, yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.
Pemko Batam menegaskan bahwa tata kelola aset daerah dilakukan secara transparan, akuntabel, serta berbasis pada skala prioritas kesejahteraan masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyampaikan bahwa tidak adanya alokasi anggaran pemeliharaan untuk rumah dinas tersebut dalam beberapa tahun terakhir merupakan langkah strategis pemerintah untuk mendahulukan kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak.
“Kami pastikan tidak ada unsur kelalaian, apalagi penyalahgunaan anggaran dalam pengelolaan aset ini. Kebijakan yang diambil Pemko Batam saat ini adalah menerapkan skala prioritas. APBD difokuskan pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik,” ujar Rudi di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (24/6/2026).
Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran menuntut pemerintah untuk bijak dalam menyusun pos belanja. Saat ini, Pemko Batam memprioritaskan anggaran untuk fasilitas kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur umum demi meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Prioritas tersebut meliputi optimalisasi layanan kesehatan seperti puskesmas dan RSUD, serta peningkatan infrastruktur publik berupa perbaikan jalan, drainase untuk penanggulangan banjir, dan fasilitas penunjang ekonomi masyarakat.
Sementara itu, untuk fasilitas aparatur dilakukan efisiensi, termasuk penundaan biaya perawatan rumah dinas yang dinilai belum mendesak.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Batam bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Batam juga telah mengonfirmasi bahwa penundaan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian efisiensi anggaran daerah yang dialihkan ke program yang lebih berdampak langsung bagi masyarakat.
Pemko Batam juga mengapresiasi fungsi kontrol sosial yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan media massa. Masukan tersebut dinilai sebagai dorongan untuk terus menyempurnakan manajemen aset daerah ke depan.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : azura aronita











































