read news – Diterpa Angin Kencang, Rumah Warga di Tanjungpinang Roboh

0
Kondisi rumah warga di Pulau Penyengat yang roboh akibat hempasan angin puting beliung, Minggu (20/11/2022) (Foto dwi susilo - batamtv.com)
Kondisi rumah warga di Pulau Penyengat yang roboh akibat hempasan angin puting beliung, Minggu (20/11/2022) (Foto dwi susilo - batamtv.com)

TANJUNGPINANG, batamtv.com – Letak gegrafis Kepulauan Riau yang berada di antara lautan, menyebabkan daerah ini menjadi salah satu daerah yang kerap dilanda bencana alam seperti angin puting beliung, hingga banjir rob.

Kali ini bencana alam akibat hempasan angin kencang melanda salah satu sudut ibukota Propinsi Kepri, Tanjungpinang.  Angin kencang melanda kawasan Pulau Penyengat . Akibatnya sebuah rumah warga di sana  roboh akibat hempasan angin puting beliung.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Ladi, RT 002 RW 005 Kelurahan Penyengat, Kota Tanjungpinang. Akibat  hempasan angin kencang ini menyebabkan satu unit rumah milik warga di sana ambruk.  Dua korban  Naimah (67) dan  keponakannya Awi (20) .

Saat kejadian keduanya sedang berada di dalam rumah . Sehingga  saat perisiwa terjadi   pemilik rumah mengalami luka ringan di bagian jidat akibat terkena reruntuhan bangunan.

Usai kejadian, bersama Dedi selaku ketua RT dan warga setempat, langsung melaksanakan gotong royong untuk mengevakuasi barang-barang milik korban.

“Rumah tersebut rusak dikarenakan cuaca diperairan Penyengat yang ekstrim. Selain itu,  tiang rumah sudah tidak layak. Sehingga mengakibatkan rumah tersebut runtuh,” kata ketua RT, Dedi, Minggu (20/11/2022).

Kondisi korban juga sudah disampaikan ke tim Cepat Tanggap Bencana Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Dinas terkait guna menyerahkan bantuan.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan Pemko Tanjungpinang dapat membantu meringankan beban bagi warga yang tertimpa musibah dan beliau menghimbau agar warga di wilayah Kelurahan Penyengat terutama yang berada di pesisir lebih berhati-hati dan selalu waspada,” tutur Ali Imron.

Ali Imron itu juga menghimbau jika cuaca kurang bersahabat segera mengevakuasi diri dan keluarga ke darat.

editor : abyaqsa ra

reporter : dwi susilo