
Tanjungpinang -Dinas Pendidikan Kepri terpaksa menggabung SMAN 3 Tanjungpinang dengan SMAN1 Tanjungpinang yang letaknya bersebelahan. Penyebabnya, karena jumlah siswa di SMAN 3 terus berkurang dari tahun ke tahun.
Walaupun fasilitas SMAN3 tak kalah lengkap dengan SMAN 1, namun warga lebih banyak memilih memasukkan anaknya ke SMAN 1.
Tanda sekolah ini sudah digabung, tidak ada lagi plang SMAN 3 di sekolah tersebut. Yang ada hanya plang SMAN 1 Tanjungpinang yang disatukan. Gedung bekas SMAN 3 Tanjungpinang menjadi gedung B SMAN 1 Tanjungpinang. Warna gedung juga sudah dibuat sama.
Wakil Kepala Bidang Humas SMA Negeri 1 Tanjungpinang, Iswandi mengatakan, setidaknya ada lima rombongan belajar (rombel) SMAN 3 Tanjungpinang yang kini menjadi peserta didik di SMAN 1 Tanjungpinang.
“Jadi total murid kita sekarang ada 1.921 orang,” kata Iswandi, belum lama ini.
Iswandi juga menerangkan, saat ini gedung B tersebut digunakan oleh siswa kelas XI.
Materi pembelajaran juga mengikuti yang diajarkan di SMAN 1 Tanjungpinang yakni menggunakan kurikulum merdeka. Hal ini tentu berbeda dengan SMAN 3 Tanjungpinang dulu yang masih menggunakan kurikulum K-13.
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Sofyan Atsauri
Reporter : Dwi Susilo









































