read news – SMA Negeri 2 Karimun Ketambahan Dua Ruang Kelas Baru

0
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad saat meresmikan penggunaan dua ruang kelas baru di SMA Negeri 2 Karimun, Selasa (7/2/2023). Di Karimun, Pemprov Kepri mengalokasikan anggaran sarpras SMA SMK dan SLB sebesar Rp7.421.193.050. ( Foto : abdi perdana - batamtv.com)
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad saat meresmikan penggunaan dua ruang kelas baru di SMA Negeri 2 Karimun, Selasa (7/2/2023). Di Karimun, Pemprov Kepri mengalokasikan anggaran sarpras SMA SMK dan SLB sebesar Rp7.421.193.050. ( Foto : abdi perdana - batamtv.com)

KARIMUN , batamtv.com – Peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan tingkat atas di Kepri terus ditingkatkan . Hal itu dilakuan pemerintah semata mata untuk memperbaiki  mutu pendidikan. Dengan demikian  akan sejalan dengan meningkatnya angka indeks pembangunan manusia (IPM) Kepulauan Riau meningkat.

Hal itu disampaikan Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad saat meresmikan penggunaan dua ruang kelas baru di SMA Negeri 2 Karimun, Selasa (7/2/2023).

“Di Karimun, Pemprov Kepri mengalokasikan anggaran sarpras SMA SMK dan SLB sebesar Rp7.421.193.050,” ujar Ansar Ahmad..

SMA Negeri 2 Karimun merupakan salah satu dari 19 sekolah negeri di Karimun. Berada di Jl. Oesman Sungai Lakam Kec.Karimun, Kepulauan Riau.

Sekolah ini termasuk favorit dan menjadi ikon pendidikan di Karimun. Ini terlihat terutama pada saat penerimaan siswa dan siswi baru. Siswa dan siswi lulusan SMP selalu membanjiri ruang pendaftaran, melebihi daya tampung yang ada.

“Kami sangat bersyukur perhatian bapak gubernur untuk sekolah kami, adanya ruang kelas baru ini tentu dapat meringankan beban tampung sekolah,” ungkap Khairani, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Karimun.

Penambahan fasilitas penunjang sekolah juga masuk dalam sederetan program pembangunan ataupun pengadaan pendidikan di tahun 2023 ini.

Pembangunan unit sekolah baru juga masih akan terus dilakukan kedepannya sesuai dengan alokasi anggaran yang ada. Pembangunan tersebut dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan yang diprioritaskan.

Editor : Oktarian

Reporter : Abdi Perdana