Kapolda Kepri Perkuat Sinergi dengan HKI, Jaga Keamanan Kawasan Industri dan Iklim Investasi

0
Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol. Suhendri menerima audiensi Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepulauan Riau bersama Wakapolda Kepri dan pejabat utama Polda Kepri di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Kamis (22/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan keamanan kawasan industri guna mendukung kelancaran usaha dan menjaga kepercayaan investor di Kepri.

Batam, batamtv.com – Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol. Suhendri menerima audiensi Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepulauan Riau bersama Wakapolda Kepri dan pejabat utama Polda Kepri di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Kamis (22/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan keamanan kawasan industri guna mendukung kelancaran usaha dan menjaga kepercayaan investor di Kepri.

Audiensi itu turut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, Ketua HKI Kepulauan Riau sekaligus Direktur Kawasan Kabil Peters Vincent, Ketua HKI Batam–Karimun sekaligus Manager Kawasan Batamindo Adhy Prasetyo Wibowo, GM Kawasan Bintan Inti–Lobam Aditya Laksamana, Direktur Kawasan Wiraraja Tjaw Hioeng, GM Kawasan Kabil Rizki Aditya Nugraha, serta Manager Kawasan Bintan Inti Anita Gultom dan sejumlah pejabat utama Polda Kepri.

Pertemuan tersebut juga sejalan dengan Program Prioritas Kapolri Quick Wins 1, Pengungkit 3, yakni Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), yang mendorong sinergi Polri dengan berbagai pihak dalam mendukung penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kapolda Kepri menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang aman. Polda Kepri berkomitmen menjaga stabilitas keamanan agar pelaku usaha dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan itu, Kapolda mengajak pengelola kawasan industri meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk aksi premanisme yang dapat menghambat kegiatan usaha. Ia meminta setiap gangguan maupun tindakan yang meresahkan segera dilaporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

Koordinasi antara kepolisian dan pengelola kawasan industri juga menjadi perhatian, antara lain melalui sosialisasi keamanan serta peningkatan sistem pengamanan internal perusahaan. Menurut Kapolda, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan Polri, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Perwakilan HKI Kepri mengapresiasi dukungan Polda Kepri dalam menjaga keamanan kawasan industri, termasuk kawasan yang telah ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas). HKI berharap kerja sama tersebut terus ditingkatkan untuk mendukung kelancaran proyek investasi dan menjaga iklim usaha yang kondusif di Kepulauan Riau.

Sementara itu, Wakapolda Kepri menyampaikan bahwa Polda Kepri terbuka terhadap masukan dan keluhan dari pengelola kawasan industri. Ia juga menyoroti Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap persoalan ketenagakerjaan yang memerlukan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak.

Melalui audiensi tersebut, Polda Kepri dan HKI Kepri diharapkan terus memperkuat komunikasi serta koordinasi dalam mengantisipasi gangguan keamanan di kawasan industri. Situasi kamtibmas yang terjaga diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas usaha, menjaga kepercayaan investor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei mengajak masyarakat dan pelaku usaha bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam dan bebas pulsa untuk memperoleh bantuan maupun menyampaikan pengaduan.

Penanggungjawab : oktarian
Editor : Ronny Alimin
Reporter : azura aronita