
BATAM, batamtv.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia merupakan wadah koordinasi para mubaligh yang strategis karena dilahirkan oleh para mubaliqh hebat.
Eksistensi badan ini karena memang ini adalah lembaga koordinasi independen. Lembaga ini tidak boleh digunakan oleh siapa pun untuk kepentingan pribadi dan partai.
“Saya berkomitmen tidak akan menjadikan organisasi keagamaan seperti ini sebagai alat politik karna akan merusak tatanan kehidupan beragama,” ucap Ansar Ahmad saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia Provinsi dan Kabupaten / Kota di Hotel Golden View Batam, Ahad (03/07).
Ansar mengajak untuk menjadikan lembaga ini sebagai ladang amal dan sebagai sarana untuk menyampaikan kebaikan kepada masyarakat.
“Lembaga ini dibentuk tujuannya tidak lain melahirkan insan-insan yang mulia, insan yang berilmu dan bertaqwa serta berintegritas dalam agama, insan yang bisa mendorong melahirkan kehidupan masyarakat yang lebih makmur dan itu tujuan kita yang paling mulia” ujar Gubernur Ansar.
Gubernur Ansar menambahkan, di masa pandemi tidak sedikit masyarakat yang karena tekanan ekonomi dan sosial terdampak berbagai penyakit psikologi seperti keputusasaan, depresi dan lainnya yang membutuhkan uluran tangan.
“Maka rumah-rumah ibadah akan kita bangun di daerah-daerah terpencil sebagai perpanjangan dari tangan kita,” tutupnya. (Aby)








































