OJK Kepri dan TPAKD Batam Perkuat Literasi Keuangan Digital Masyarakat

0
Sumber : antarakepri

Batam, batamtv.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Batam meningkatkan literasi keuangan masyarakat di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital.

Manajer Senior Bagian Pelindungan Konsumen OJK Kepri, M. Rizky, mengatakan peningkatan literasi keuangan menjadi penting agar masyarakat mampu memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman sekaligus terhindar dari berbagai risiko keuangan.

“Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal seperti pinjaman online ilegal dan investasi ilegal yang masih marak ditemukan,” katanya.

OJK Kepri menggelar seminar bertajuk “Cerdas Finansial Era Digital: Optimalisasi Literasi Keuangan Menuju Masyarakat yang Bijak Berutang dan Adaptif terhadap Risiko Keuangan Digital”.

Seminar tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas perwakilan organisasi wanita Kota Batam, pelaku usaha, serta mahasiswa dari Universitas Ibnu Sina Batam dan Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional Batam.

“Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan penyalahgunaan data pribadi,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batam, Suhar, mengatakan kemajuan teknologi memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, di sisi lain, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan baru yang harus diantisipasi melalui peningkatan literasi keuangan.

“Bersama TPAKD, literasi keuangan kepada masyarakat Kota Batam dapat dilaksanakan senantiasa dari waktu ke waktu agar masyarakat dapat adaptif dan cerdas dalam memanfaatkan keuangan digital,” kata Suhar.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Batam, Firman Hidayat, menambahkan kegiatan tersebut diharapkan dapat membekali masyarakat dengan kemampuan mengelola keuangan secara lebih baik.

“Masyarakat diharapkan dapat membedakan kebutuhan dan keinginan serta menyusun prioritas pembayaran untuk menghindari beban utang yang berlebihan,” ujarnya.

Seminar tersebut turut menghadirkan Ketua Program Studi Bisnis Digital Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional, Renniwaty Siringoringo, serta Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang, Ulfa Oktavani Nasution, sebagai narasumber.

Keduanya membahas berbagai materi terkait pengelolaan keuangan yang sehat, pentingnya bijak berutang, serta strategi menghadapi tantangan dan risiko dalam ekosistem keuangan digital yang terus berkembang.

Melalui kegiatan tersebut, OJK Kepri bersama TPAKD Kota Batam berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat.

Masyarakat juga diharapkan mampu memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman serta lebih waspada terhadap berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal.

Sumber : antarakepri