Rusia Serang Ibu Kota Ukraina, Beberapa Kantor Kedubes Rusak

0
Personel darurat dan penyelamat bersama petugas medis menyingkirkan puing-puing bangunan Rumah Sakit Anak Ohmatdyt yang hancur akibat serangan rudal Rusia di ibu kota Ukraina, Kyiv, pada 8 Juli 2024.(AFP/Roman Pilipey/AFP)

Kyiv,batamtv.com, – Serangan rudal Rusia di ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Jumat (20/12/2024) menewaskan satu orang dan merusak beberapa gedung kedutaan besar. Pemerintah Militer Kota Kyiv mengatakan, 12 orang luka-luka yang lima di antaranya dirawat di rumah sakit, sedangkan sisanya diberi pengobatan di lokasi kejadian.

Sehari sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin dalam konferensi akhir tahun menantang Ukraina untuk berduel. Menurut Komando Angkatan Udara Ukraina, Rusia menembakkan lima rudal balistik ke Kyiv sekitar pukul 7 pagi. Pertahanan udara menembak jatuh kelima rudal tersebut.

Selain itu, 40 UAV (Unmanned Aerial Vehicle/drone) ditembak jatuh, dan 20 drone lainnya tidak mencapai target. Namun, puing-puing yang jatuh menyebabkan kerusakan dan korban luka di pusat kota, kata pihak berwenang, dikutip dari CNN.

Beberapa kantor kedutaan besar di satu gedung rusak, menurut Kementerian Luar Negeri Ukraina. Juru bicara Kemenlu Ukraina Heorhii Tykhyi mengecam serangan tersebut. “Di sini ada Kedutaan Besar Albania, Argentina, Palestina, Makedonia Utara, Portugal, dan Montenegro,” kata Tykhyi dalam jumpa pers. “Jendela dan pintunya hancur.”

Portugal mengatakan, kantor kedubesnya rusak ringan lalu memanggil kuasa usaha (chargé d’affaires) Rusia untuk mengajukan protes. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, pasukannya meluncurkan rudal jarak jauh ke sasaran militer Ukraina sebagai tanggapan serangan yang menargetkan pabrik kimia di Rostov, awal pekan ini. Serangan Ukraina itu dilakukan dengan rudal ATACMS buatan Amerika, kata Kemenhan Rusia.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                   : Sofyan Atsauri

Sumber                 : Kompas.com