
TANUNGPINANG, batamtv.com – Pemprov Kepri memastikan agar pelaku usaha perdagangan tidak menaikkan harga secara tidak wajar. Kita tentu tidak menginginkan adanya penimbunan barang oleh spekulan,” terang Gubernur Kepri H Ansar Ahmad SE MM di Tanjungpinang.
Hal ini disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, bahwa Pemprov Kepri melalui Sistem Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah menyediakan aplikasi berisi informasi terkait harga pokok harian. Informasi harga pokok harian ini dapat diakses oleh seluruh masyarakat dan pelaku usaha.
“Harga bahan pokok harian berdasarkan hasil pengawasan yang kemudian diunggah secara berkala melalui website. Ini agar harga bahan pokok harian dapat terkendali,” terang Gubernur Kepri, kemarin.
Langkah strategis selanjutnya, lanjut Gubernur Kepri, adalah dengan melaksanakan pembahasan bersama pelaku usaha dan distributor (business matching) secara virtual yang digelar secara rutin. Demikian pula halnya kerja sama antardaerah, komunikasi terkait ekspektasi inflasi di masyarakat.
“Kita juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait kesiapan moda angkutan laut dan udara dalam menyambut hari libur nasional dan hari besar keagamaan,” jelas Ansar Ahmad.
Bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Pemprov Kepri menghadirkan cold storage komoditi cabai dengan kapasitas 7,5 ton dengan masa simpan bahan pangan hingga 3 bulan.
Upaya penyediaan bahan pangan di Provinsi Kepri disebut Ansar Ahmad juga terus digiatkan. Upaya dimaksud di antaranya dengan memberikan bantuan pertanian berupa traktor, bibit pupuk, sarana tranportasi, penyediaan lahan pertanian dan MoU bersama Kabupaten/Kota terkait Swasembada pertanian dan program pemaksimalan keuang desa untuk pertanian.
“Program-program kolaborasi oleh TPID Provinsi Kepri sampai saat ini menjadi acuan yang terus dievaluasi terhadap program yang akan dilaksanakan kedepannnya. Sehingga inflasi dapat tetap stabil sesuai dengan harapan,” jelas Ansar Ahmad Gubernur Kepri.
Yang tak kalah penting, dalam rangka menekan inflasi pertanian dan pangan, Pemprov Kepri rutin menggelar pasar murah dan gerakan pangan murah. Pada tahun 2023, Pemprov Kepri bersama TPID setidaknya 63 kali menggelar pasar murah.
Editor : Oktarian
Reporter: Dwi Susilo









































