
OKU TIMUR, batamtv.com – Desa Tekorejo Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan dihebohkan dengan peristiwa semburan gas Rabu (03/08) lalu. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dampak semburan gas tersebut, petugas memasang garis polisi di jalan raya desa Tekorejo.
Garis polisi tersebut dipasang tepat jalan raya di depan gedung balai Desa Tekorejo.
Informasi yang diperoleh dari lapangan terungkap, peristiwa semburan gas ini berawal dari aktivitas pembuatan sumur bor di area gedung balai desa Tekorejo.
Aktivitas pembuatan sumur bor tersebut dilakukan dengan pengeboran mencapai kedalaman sekitar 150 meter yang mengakibatkan munculnya semburan gas.
Saksi mata yang juga pedagang di pasar Tekorejo Robin menjelaskan garis polisi dipasang sejak Jumat (5/08) lalu.
“Sudah tiga hari ini garis polisi di pasang di depan balai desa Tekorejo, ” ujar Robin Ahad (07/08).
Meski demikian ia mengaku aktivitas di pasar berlangsung seperti biasa.
Kondisi geografis Desa Tekorejo atau yang lebih dikenal dengan kampung Tuanulung OKU Timur merupakan desa yang didominasi perkebunan karet.
Kontur tanah kawasan desa ini terbilang tinggi, sehingga untuk mendapatkan air bersih, masyarakat di desa ini sudah biasa membuat sumur bor dengan kedalaman ratusan meter.
Desa ini juga masuk dalam jalur gas perusahaan gas negara ( PGN). (aby)








































