read news – Nelayan Bintan Gunakan Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan

0
Kepala Dinas Perikanan Bintan Fachrimsyah menjelaskan sosialisasi ini digelar kepada nelayan agar setiap peralatan tangkap yang digunakan sesuai dengan lingkungan, Rabu (7/12) pagi di Bintan. Ia menyebutkan ada ada 1.500 pics jaring udang, 265 roll kawat bubu dan 1.000 pics bubu ketam yang akan disalurkan. untuk nelayan.  (Foto : Dwi Susilo - batamtv.com)
Kepala Dinas Perikanan Bintan Fachrimsyah menjelaskan sosialisasi ini digelar kepada nelayan agar setiap peralatan tangkap yang digunakan sesuai dengan lingkungan, Rabu (7/12) pagi di Bintan. Ia menyebutkan ada ada 1.500 pics jaring udang, 265 roll kawat bubu dan 1.000 pics bubu ketam yang akan disalurkan. untuk nelayan.  (Foto : Dwi Susilo - batamtv.com)

BINTAN, batamtv.com – Warga di Kabupaten Bintan yang menjadi nelayan , saat ini menggunakan alat tangkap ikan yang biasa mereka gunakan. Namun, saat ini pemerintah tengah gencar melakukan sosialisasi soal alat tangkap ikan yang sesuai dengan lingkungan. Sosialisasi kepada nelayan agar setiap peralatan tangkap yang digunakan sesuai dengan lingkungan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Bintan,  Fachrimsyah saat menggelar sosialiasi alat tangkap ramah lingkungan kepada beberapa kelompok nelayan di Hotel Bhadra Resort Kecamatan Toapaya, Rabu (7/12) pagi.

Sosialisasi bertujuan  agar nelayan bisa memahami perlengkapan alat tangkap yang ramah lingkungan dan tak menyalahi ketentuan peraturan perundang-undangan. Fachrimsyah juga menjelaskan sosialisasi ini digelar kepada nelayan agar setiap peralatan tangkap yang digunakan sesuai dengan lingkungan.

“Jadi kita berikan bahan bakunya, mereka  yang buat dan merancang agar sesuai kebutuhan,” ungkap Fachrimsyah.

Fachrimsyah merinci  ada 1.500 pics jaring udang, 265 roll kawat bubu dan 1.000 pics bubu ketam yang akan disalurkan untuk nelayan.

Ketua Kelompok Nelayan Kampung Mentigi Tanjunguban, Chairul Anhard menyambut baik wacana Pemerintah Kabupaten Bintan soal sosialisasi tersebut.

“Pembekalan semacam ini sangat bermanfaat bagi nelayan terlebih lagi pada saat ini banyak permasalahan hukum terkait alat tangkap dan wilayah tangkap yang dihadapi nelayan,” ujar Chairul. Dia berharap nelayan  bisa menambah wawasan soal alat tangkap yang dibolehkan dan ramah lingkungan.

Editor : Pariadi

Reporter : Dwi Susilo