read news – Musyawarah Kota Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Tanjungpinang

0

TANJUNGPINANG, batamtv.com – Walikota Tanjungpinang Rahma  memimpin Musyawarah Kota Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kota Tanjungpinang tahun 2023, di kantor Wali Kota Tanjungpinang Rabu (12/7/2023).

Dalam musyawarah kota (Muskot) tersebut, disepakati dan ditetapkan bahwa angka kemiskinan ekstrem di Kota Tanjungpinang hanya berjumlah sebanyak 546 keluarga. Data tersebut mengalami penurunan signifikan dari data awal yang diterima Dinas Sosial Kota Tanjungpinang dari BKKBN Tahun 2021 sebanyak 12.386 keluarga.

Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma SIP MM menginstruksikan jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk memprioritaskan bantuan-bantuan sosial, bantuan ekonomi, dan program dukungan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat lainnya kepada kelompok keluarga miskin ekstrem.

Oleh sebab itu, Rahma mewajibkan camat dan lurah mengetahui dengan pasti kondisi keluarga miskin ekstrem di wilayahnya.

Untuk memvalidasi data kemiskinan ekstrem di Tanjungpinang, Dinas Sosial dibantu oleh perangkat RT/RW, tim pendamping keluarga harapan, perangkat kelurahan, dan relawan kemudian melaksanakan verifikasi dan validasi faktual mulai tanggal 5 sampai dengan 20 Juni 2023.

Hasil verifikasi dan validasi faktual tersebut, kemudian dimusyawarahkan mulai dari tingkat kelurahan dan kecamatan. Hasil verifikasi dan validasi (verivali) faktual mencengangkan, karena angka kemiskinan ekstrem di Tanjungpinang secara faktual hanya berjumlah sebanyak 546 keluarga.

“Verifikasi dan validasi juga mempergunakan indikator kemiskinan ekstrem sebanyak 14 indikator. Selama proses verivali, kita didampingi oleh petugas kelurahan, pengurus RT/RW, pendamping keluarga harapan, dan masyarakat setempat,” ujar Camat Tanjungpinang Kota, Ridwan Budo menambahkan.

Banyak data keluarga yang sudah meninggal dunia, pindah, tidak ditemukan, pekerjaan PNS atau TNI Polri, dan NIK ganda yang sebelumnya masih dimasukkan dalam data keluarga miskin ekstrem. Proses verifikasi dan validasi faktual didampingi oleh petugas terkait, RT/RW dan masyarakat.

Editor ; Oktarian

Reporter : Dwi Susilo