
TANJUNGPINANG, batamtv.com – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menyambut baik penetapan pulau penyengat sebagai rumah restoratif justice oleh Kejagung RI.
Rumah RJ merupakan sebuah upaya pelembagaan restorative justice Kejaksaan RI di seluruh Indonesia. Keadilan restoratif sendiri merupakan prinsip penyelesaian masalah dengan perdamaian dan musyawarah.
Prinsip tersebut telah diterapkan Kejaksaan dalam menghentikan advokasi berdasarkan keadilan restoratif perdamaian dengan melakukan musyawarah antara pihak tersangka, keluarga tersangka, korban, keluarga korban, dan disaksikan tokoh masyarakat.
Jaksa Agung RI Burhanuddin dalam sambutannya secara virtual pada peluncuran rumah restoratif justice (16/03) menyampaikan konsep keadilan restoratif suatu konsekuensi logis atas sebagai “ultimum remedium” yaitu asas pidana merupakan jalan terakhir, sebagai pengejawantahan asas cepat, sederhana, dan biaya ringan.
“Oleh karena itu, penghentian advokasi berdasarkan keadilan restoratif yang dilaksanakan dalam rangka memberikan perlindungan terhadap kepentingan korban, dan kepentingan hukum lainnya. Konsep keadilan restoratif utamanya bertujuan untuk perdamaian dan harmoni di masyarakat” ujar Burhanuddin.
Jaksa Agung Burhanuddin juga mempersilakan seluas-luasnya untuk memanfaatkan Rumah RJ untuk kepentingan masyarakat. Jangan hanya fokus pada pemecahan masalah terhadap hukum pidananya. “Silakan, gunakan teman-teman institusi kami yang ada di daerah untuk mendukung kegiatan-kegiatan pemerintah daerah. Manfaatkan ini untuk kemaslahatan daerah” tambahnya.
Gubernur Ansar dalam kesempatan itu mengatakan bahwa restorative justice merupakan implementasi dari salah satu agenda reformasi tahun 1998 yaitu reformasi di bidang hukum.
Menurutnya Kampung RJ ini spektrumnya jauh lebih luas.
“Karena juga berfungsi mendidik dan mengedukasi masyarakat bagaimana memiliki sikap saling memaafkan, saling peduli, dan saling memahami. “Karena wujud hukum sesungguhnya adalah dari, oleh dan untuk rakyat, maka Rumah RJ wajib bertanggung jawab untuk kami semua di daerah” kata Gubernur Ansar. (ds)









































