
BATAM, batamtv.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebut dua bulog baik Kota Batam dan Kota Tanjungpinang, daam keadan ketersediaan di beras yang ada di gudang maupun yang tengah dalam perjalanan sangat mencukupi untuk mememuhi kebutuhan beras hingga 4 sampai 5 bulan kedepan.
Secara keseluruhan sendiri, tersedia stok beras sebanyak 1.200 ton di Bulog. Dikatakan Gubernur Ansar, meski secara nasional saat ini, hampir di seluruh wilayah tanah air mengalami kenaikan harga beras bahkan ada beberapa wilayah hingga terjadi kelangkaan stok beras, namun di Kepri hal tersebut tidak terjadi. Dimana di Kepri, secara umum meski ada kenaikan harga, namun masih dalam batas yang wajar.
“Dengan kata lain, kenaikannnya tidak terlalu besar, jika kita bandingkan dengan kenaikan beras yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air, ” jelas Gubernur Ansar saat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kepri.
“Cadangan stok beras yang tersedia di Bulog Batam yang membawahi Karimun, Bulog Tanjungpinang yang membawahi Bintan dan juga Lingga sejauh ini tersedia stok yang memadai, ” kata Gubernur Ansar Ahmad bersama Tim TPID Kepri, saat menggelar konferensi pers di Gudang Bulog Batu Ampar Kota Batam, Selasa (27/2).
Karenanya tambah Gubernur Ansar, masyarakat Kepri diminta untuk tidak panic buying, terutama dalam membeli dan memenuhi kebutuhan beras. Mengingat ketersediaan dan stok bahan yang ada tersedia dan cukup untuk memenuhi meningkatnya konsumsi saat bulan suci ramadhan dan lebaran nanti.
Editor : Oktarian
Reporter : Muhammad Amin








































