read nes – Kapolsek Seibeduk: Jangan Ikut Ikutan Tawuran Pelajar

0
Kapolsek Sei Beduk AKP Benny Syahrizal (kanan) menjadi inspektur Upacara Bendera di SMAN 16 Mangsang (24/7/2023) (Foto : abyaqsa ramadan - batamtv.com)
Kapolsek Sei Beduk AKP Benny Syahrizal (kanan) menjadi inspektur Upacara Bendera di SMAN 16 Mangsang (24/7/2023) (Foto : abyaqsa ramadan - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com –  Kapolsek Sei Beduk AKP Benny Syahrizal menjadi inspektur upacara  bendera yang merupakan agenda rutin Polsek Sei Beduk di setiap Sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Sei Beduk. Benny menjadi Irup di  SMA Negeri 16  Kelurahan Mangsang Kec. Sei Beduk -Kota Batam, Senin (24/07) pagi.

Pelaksanaan diawali dengan kegiatan upacara bendera dan dihadiri oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru, dan diikuti siswa-siswi SMA Negeri 16 Kota Batam oleh Polsek Sei Beduk dalam rangka menjalin tali silaturahmi.

Kegiatan ini bertujuan memberikan himbauan, pencerahan dan penyampaian pesan-pesan Kamtibmas kepada Pelajar, Adapun materi yang disampaikan kepada para pelajar di antaranya mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, menghindari aksi tawuran, serta etika dalam bersosialisasi dan bermedia sosial.

Kapolsek Sei Beduk AKP Benny Syahrizal menerangkan bahwa Kegiatan ini dilaksanakan guna untuk mengantisipasi dini akan bahaya kenakalan remaja, serta membentuk karakter para pelajar yang tergolong kaum milenial untuk menjadi menjadi lebih.

“Kenali diri kita dan meminta kepada berfikir sebelum bertindak dan tanamkan pada diri pendidikan moral dan agama dengan tujuan mereka terhindar dari perbuatan yang tidak baik dan memiliki wawasan serta etika yang baik” ucap AKP Benny.

Tidak hanya itu Kapolsek juga menekankan agar para siswa untuk tidak ikut terlibat dalam aksi tawuran yang dilakukan oleh segerombolan pelajar yang berkumpul diluar pada saat jam sekolah maupun pulang sekolah.

“Ingat, ada 2 hal yang akan kita hadapi jika kita terlibat dalam aksi tawuran, pertama kita akan menjadi pelaku dalam aksi kekerasan, dan kedua kita akan hanya menjadi korban dalam aksi kekerasan tersebut,” tambah Kapolsek.

Kalian adalah calon pemimpin di masa depan, kehadiran Polri sebagai Irup di sekolah adalah sebagai wujud kepedulian dalam rangka perjalanan karir para siswa sehingga tidak salah jalan dan tidak terjerumus pada hal yang tidak terpuji atau bahkan melanggar hukum. Pungkasnya.

“Saat menyampaikan materi, kita selingi hal lucu dan memberikan hadiah bagi siswa yang bisa menjawab pertanyaan. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kejenuhan siswa menyimak yang disampaikan,” kata kapolsek.

Editor: Oktarian
Reporter : Abyqsa Ramadan