BATAM, Batamtv.com – Bencana alam angin puting beliung menerjang wilayah Kelurahan Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Kota Batam pada Sabtu (13/06) sekitar pukul 09.05 WIB. Pusaran angin kencang tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga hingga memaksa belasan jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Lurah Pulau Buluh, Arpin, S.IP, telah mengirimkan laporan resmi mengenai dampak bencana ini kepada Dinas Sosial Kota Batam. Berdasarkan pendataan langsung di lapangan, tercatat ada tiga unit rumah warga yang mengalami rusak berat dan dua unit rumah mengalami rusak ringan.
Kelompok warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat meliputi keluarga Sri Ulin (66) yang tinggal bersama satu anaknya, keluarga Ja’Far (44) bersama istri dan tiga anaknya, serta keluarga Rudiman (50) bersama satu anaknya yang masih balita. Sementara itu, kategori rusak ringan menimpa rumah keluarga Junaidi (40) yang dihuni bersama istri dan empat anaknya, serta rumah keluarga Harun (64) yang dihuni bersama istri dan satu anak remajanya.
Dampak paling fatal terlihat pada sektor bangunan yang mengalami rusak berat, di mana seluruh konstruksi atap rumah induk tersapu angin kencang hingga terbang ke laut. Kerusakan diperparah dengan banyaknya kayu penyangga utama yang patah total, sehingga bangunan sama sekali tidak bisa dihuni dan pemilik rumah harus segera diungsikan.
Pihak kelurahan memastikan telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk meninjau situasi dan melakukan penanganan darurat. Saat ini, warga yang terdampak telah melakukan evakuasi secara mandiri dan sebagian di antaranya sudah menerima penyaluran bantuan logistik sementara dari pihak RT/RW setempat.
Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Darson, M.Si memberikan atensi khusus terhadap musibah ini. Beliau menyatakan bahwa tim reaksi cepat dari tingkat provinsi dan kota telah berkoordinasi untuk mematangkan langkah penanganan darurat serta mempercepat proses verifikasi data korban di lapangan guna penyaluran bantuan logistik lanjutan.
Selain itu, Darson juga mengimbau seluruh masyarakat di wilayah pesisir Kepri untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Atmosfer wilayah perairan yang sedang tidak stabil dapat memicu kembalinya fenomena hidrometeorologi serupa seperti angin kencang dan gelombang tinggi dalam waktu dekat.
Guna percepatan penanganan pascabencana, laporan tertulis dari kelurahan ini juga telah ditembuskan secara resmi ke berbagai instansi lintas sektoral. Tembusan tersebut ditujukan kepada Camat Bulang, Polsek Bulang, Bhabinkamtibmas, Babinsa, FK Tagana Kecamatan dan Provinsi, Dinas Sosial Provinsi Kepri, serta BPBD tingkat Kota Batam maupun Provinsi Kepri.*
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo











































