Penataan 60 Pasar di Batam Dipercepat, Wakil Wali Kota Tekankan Standar Pengelolaan Sampah Terpadu

0
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberi pengarahan saat menerima audiensi ASPARINDO Kota Batam di Kantor BP Batam, Selasa (21/4/2026). (foto : azura aronita-batamtv.com)

Batam, batamtv.com – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyiapkan langkah penataan puluhan pasar di Kota Batam dengan fokus pada peningkatan standar pengelolaan sampah. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia di Kantor Badan Pengusahaan Batam, Selasa (21/4/2026).

Pertemuan ini menjadi upaya menyelaraskan pemahaman antara pemerintah dan pengelola pasar, khususnya sektor swasta, dalam menghadapi persoalan sampah yang kian meningkat.

Perwakilan ASPARINDO menyampaikan bahwa pengelola pasar turut berkontribusi dalam menampung pelaku usaha kecil dan menengah, termasuk pedagang kaki lima. Aktivitas tersebut berdampak pada meningkatnya volume sampah yang membutuhkan penanganan lebih terstruktur.

Selain itu, keterbatasan sarana seperti kontainer dan sistem pengangkutan menjadi kendala utama, terutama di pasar yang dikelola swasta. Kondisi tersebut dinilai memerlukan penataan menyeluruh, tidak hanya dari sisi kebersihan, tetapi juga keteraturan aktivitas perdagangan.

Menanggapi hal tersebut, Li Claudia menegaskan bahwa penataan kawasan pasar menjadi langkah mendasar. Penempatan pedagang sesuai zonasi dinilai dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih tertib sekaligus mempermudah pengelolaan sampah.

Ia juga menginstruksikan pendataan seluruh pasar di Batam sebagai dasar penentuan prioritas penanganan. Dari sekitar 60 pasar, sebanyak 54 dikelola pihak swasta, sementara enam lainnya berada di bawah pengelolaan pemerintah.

Pasar yang belum memenuhi standar pengelolaan sampah akan menjadi fokus penanganan awal. Pemerintah akan melakukan pemetaan kondisi lapangan secara langsung, termasuk memanfaatkan teknologi untuk mempercepat proses identifikasi.

Penanganan direncanakan berlangsung bertahap dengan target perbaikan di sejumlah lokasi setiap hari. Dalam pelaksanaannya, koordinasi lintas sektor, khususnya antara BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, menjadi faktor penting.

Sementara itu, layanan pengangkutan sampah tetap berjalan sambil menunggu perumusan kebijakan jangka panjang yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat mendorong terciptanya lingkungan pasar yang bersih, tertib, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Penanggungjawab : oktarian

Editor : pariadi

Reporter : azura aronita