
Batam,batamtv.com, – Pengurus Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Batam berkunjung ke Pulau Ngenang, Kelurahan Ngenang, Nongsa, Batam, Kamis (20/6/2024).
Kunjungan Ketua KNTI Batam, Armen Mustika yang didampingi pengurus ini untuk merajut silatulrahmi dan sekaligus untuk memperkenalkan diri kepada nelayan dan masyarakat Pulau Ngenang.
Kedatangan KNTI Batam ini mendapat sambutan hangat dari puluhan masyarakat Pulau Ngenang dan juga tokoh masyarakat setempat.
Puluhan masyarakat sudah berkumpul saat kedatangan pengurus KNTI Batam yang didampingi Komandan Pos Ngenang, Turmudi dan anggota Harun alfansyah di gedung Serbaguna yang bersebelahan dengan Kantor Kelurahan Ngenang.
Ketua KNTI Batam, Armen mengutarakan kehadirannya ini untuk memperkenalkan diri dan agar menjadi lebih dekat dengan masyarakat, khususnya nelayan Ngenang.
“Kami datang ini agar lebih dekat dengan nelayan,” kata Armen saat memulai pembicaraan seraya melanjutkan bahwa ia baru saja diberikan amanah untuk memimpin KNTI Batam ini.
Sebagai orang baru, katanya, ia saat ini lebih banyak untuk menampung dan menerima masukan mengenai kondisi yang terjadi di lapangan yang dihadapi masyarakat, khususnya nelayan.
Meskipun baru pertama kali datang ke Pulau Ngenang ini, Armen mengatakan hati dan jiwanya sudah lebih dulu berada di pulau ini.
“Melalui relasi dan jaringan, kita sudah memberikan banyak hal untuk masyarakat di Kelurahan Ngenang ini,” sebutnya.
Dijelaskannya, melalui anggota DPR RI Dapil Kepri, Asman Abnur, kita sudah memberikan penerangan dengan menghadirkan beberapa titik penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS).
Lalu, untuk peningkatan sumber daya manusia, ada beberapa diantara warga yang sudah mengikuti beberapa pelatihan yang diselenggarakan di Kampus Iteba, Tiban.
“Juga ada bantuan kapal ting-ting untuk nelayan,” ujar Armen sembari menambahkan bahwa ada rasa kedekatan dirinya dengan masyarakat, khususnya nelayan di Kelurahan Ngenang ini.
Pertemuan berlangsung sekitar 3 jam, yang dimulai pukul 13.30 WIB berjalan dengan tertib, santai dan penuh nuansa kekeluargaan ini berakhir pukul 16.30 WIB.
Selama berlangsung, banyak hal yang dibahas dan didiskusikan tentang permasalahan yang dihadapi nelayan di Ngenang.
Adapun beberapa permasalahan yang berdampak langsung kepada masyarakat dan dihadapi masyarakat tersebut diantaranya :
1. Akses penyediaan dan distribusi BBM untuk nelayan kecil tradisional lebih dipermudah
2. Fasilitas tangkap ikan/budidaya ikan dan infrastruktur nelayan kecil tradisional lebih perhatikan
3. Bantuan dan layanan sosial (pendidikan, kesehatan, permberdayaan-pengembangan-kemandirian secara sosial ekonomi dan pendampingan umkm/kub) untuk nelayan kecil tradisional lebih perhatikan dan dtingkatkan
4. Jaminan perlindungan terhadap ruang hidup dan penghidupan nelayan kecil tradisional seiring pembangunan di Pulau Ngenang, wilayah pesisir dan pulau kecil sekitarnya
5. Ruang tangkap nelayan yang semangkin sempit dikarenakan penimbunan, dan pembatasan atau larangan nelayan Ngenang di wilayah tangkap Perairan Berakit (Bintan)
Semua permasalahan yang disampaikan nelayan Ngenang ini menjadi catatan penting bagi KNTI Batam.
Pada kesempatan itu juga, KNTI Batam mengajak damn membuka pintu lebar bagi masyarakat Ngenang, khususnya nelayan untuk bergabung. Dan juga mendistribusikan formulir pendaftaran. Akhir dari akhir pertemuan itu, KNTI dan masyarkat berfoto Bersama.
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Sofyan Atsauri
Reporter : Muhammad Amin









































