Ibu dan Anak Ditemukan Tewas dalam Toren

0
Rumah korban yang ditemukan dalam toren di Tambora, Jakarta Barat.(Foto : Intan Afrida Rafni/Kompas.com )

Jakarta,batamtv.com, – Aroma tak sedap tercium di sekitar kediaman TSL (59 tahun) dan ES (35), ibu dan anak yang diduga menjadi korban pembunuhan dan jenazahnya ditemukan di dalam toren rumah mereka, Jalan Angke Barat, Tambora, Jakarta Barat.

Ketua RT 05 RW 002, Sripriyanty (45), mengatakan bahwa bau tak sedap itu sudah tercium sejak pertama kali dua jenazah tersebut ditemukan pada Kamis (6/3/2015) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, ia diminta oleh salah satu anak korban untuk datang ke rumah korban yang terletak di dalam gang.

“Saya dihubungi sama anak keduanya buat datang ke rumah dia, yaudah karena diminta jadi saya ke sana,” kata Sripriyanty kepada Kompas.com, Sabtu (8/3/2025).

Ketika sudah mulai dekat, ia terkejut karena tiba-tiba melihat banyak polisi yang berjaga di gang rumah korban.

Bau tak edap juga sudah tercium dari depan gang itu. “Saya kaget karena banyak polisi. Itu juga enggak boleh ada yang dekatin rumahnya dulu karena kayanya lagi olah TKP. Lama banget polisi di sana. Jenazahnya kalau enggak salah jam 04.00 WIB baru dikeluarin dari rumah,” kata dia.

Hal senada juga dirasakan oleh seorang tetangga lain yang enggan disebutkan namanya. Tetangga itu mengatakan bahwa dua jenazah itu ditemukan pada Kamis malam dan baru dibawa ke rumah sakit keesokan harinya, Jumat dini hari.

Saat evakuasi itulah, bau tak sedap mulai tercium hingga di sekitar rumahnya. “Sebelum-sebelumnya sih baunya enggak kecium, baru mulai terasa bau pas jenazah sudah dikeluarin,” kata tetangga tersebut.

Saat ini, rumah lokasi ditemukannya TSL dan ES sudah dipasangi garis polisi berwarna kuning dan tidak dapat diakses sembarangan.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, terlihat satu buah mobil penyedot WC yang terparkir sekitar 30 meter dari rumah tersebut. Namun, mobil penyedot WC terparkir bukan untuk menyedot kotoran, melainkan untuk menyedot air bekas tempat dua jenazah itu ditemukan.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                    : Sofyan Atsauri

Sumber                  : Kompas.com