Dinkes dan YKI Kepri Gelar Program Sejuta Vaksin KORPRI untuk ASN dan Keluarga

0
Keta Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar dalam kegiatan Program Sejuta Vaksin KORPRI untuk ASN dan Keluarga digelar di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (29/9/2026).

Tanjungpinang, batamtv.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kepri bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepri melaksanakan Program Sejuta Vaksin KORPRI untuk ASN dan keluarga serta bakti sosial di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (29/9/2026).

Program tersebut ditandai dengan pencanangan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan kanker serviks.

Ketua YKI Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, mengatakan program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks melalui vaksinasi HPV dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

“Program Sejuta Vaksin KORPRI untuk ASN dan Keluarga ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kepri, khususnya dalam pencegahan kanker serviks di Provinsi Kepri,” ujar Dewi.

Dewi mengatakan, selain vaksinasi dan skrining secara berkala, penerapan pola hidup sehat juga penting dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.

Ia mengajak masyarakat mengonsumsi makanan bergizi dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan bahan herbal seperti jahe, kunyit, dan temulawak juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran, tanpa mengesampingkan pengobatan medis yang diperlukan.

“Saya yakin dan percaya bahwa mencegah penyakit kanker lebih baik daripada mengobati, baik dari segi waktu maupun biaya yang tentunya lebih terjangkau,” katanya.

Dewi juga mengimbau masyarakat memanfaatkan program skrining dan CKG untuk mendeteksi penyakit sejak dini.

“Untuk itu, kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program skrining dan CKG ini guna mendeteksi penyakit secara dini serta selalu menerapkan pola hidup sehat sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Dr. Moh. Bisri, S.KM., M.Kes., mengatakan Program Sejuta Vaksin KORPRI untuk ASN dan keluarga merupakan upaya pencegahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker.

“Baik melalui Cek Kesehatan Gratis, vaksinasi, maupun skrining, semuanya dilakukan sebagai upaya untuk meminimalkan risiko penyakit kanker yang diderita masyarakat Kepri,” ujar Bisri.

Bisri menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti 370 ASN dan anggota keluarganya dari target 400 peserta. Menurutnya, jumlah tersebut telah mendekati target yang ditetapkan, mengingat vaksinasi HPV dalam kegiatan tersebut merupakan layanan berbayar.

“Jumlah tersebut sudah cukup memenuhi target yang ditetapkan, mengingat vaksinasi HPV dalam kegiatan ini merupakan layanan berbayar,” katanya.

Bisri menambahkan, vaksinasi HPV penting dilakukan, khususnya bagi perempuan dan remaja, sebagai salah satu upaya pencegahan kanker serviks.

“Dengan melakukan pencegahan sejak dini, risiko penyakit dapat diminimalkan. Deteksi dan penanganan yang lebih cepat juga dapat meningkatkan peluang kesembuhan serta mencegah penyakit berkembang menjadi lebih berat,” tambahnya.

Ia mengajak masyarakat Kepri untuk tidak takut melakukan skrining kanker, vaksinasi, dan CKG sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan di masa depan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BKOW Provinsi Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang, Ketua DWP Kepri Dian Restia Luki, Wakil Ketua I DWP Kepri Nong Rohaiza Adi Prihantara, perwakilan OPD di lingkungan Pemprov Kepri, ketua organisasi wanita di Provinsi Kepri, perwakilan RSUP Raja Ahmad Thabib, perwakilan RSAL dr. Midiyanto Suratani, serta peserta vaksinasi HPV dari lingkungan Pemprov Kepri.

Penanggungjawab : oktarian
Editor : Pariadi
Reporter : dwi susilo