BC Diminta Berantas Rokok Ilegal

0

BATAM, batamtv.com – Rokok tanpa Cukai sudah semakin marak Kota Batam dan di Kepri. Aparat penegak hukum terutama bea cukai diminta lebih meningkatkan kinerjanya memberantas praktek produksi rokok ilegal itu karena keberadaannya tidak menambah pemasukan kas negara dari sektor cukai dan pajak.

Menurut salah satu pedagang rokok yang enggan disebutkan namanya, rokok ilegal banyak peminatnya karena harganya murah seperti rokok H-mild Bold, Rexo dan rokok Origin dan lain lain.

“Rokok ilegal sekarang banyak mereknya, termasuk murah dan terjangkau hanya berkisar 12 hingga 15 ribu rupiah per satu bungkusnya,” ucapnya, Jumat (13 /12/2024).

Makanya keberadaan rokok ilegal laris manis. Dampaknya peminat rokok ilegal terus bertambah. Sedangkan rokok ada Cukai berkurang peminatnya.

Seharusnya Bea dan Cukai Batam serta Penegak Hukum lebih meningkatkan pengawasan dan bertindak tegas memberantas rokok-rokok tanpa cukai yang disebut rokok ilegal. Sebab pada kenyataannya masih ada terjual rokok tanpa cukai beredar di pasaran.

Tapi tidak hanya Batam saja beredar rokok tanpa cukai, namun keberadaan rokok ilegal itu sudah beredar luas se-Kepri hingga luar Kepri.

Rokok tanpa Cukai sudah pasti merugikan negara karena sumber dan potensi pemasukan negara dari sektor Bea Cukai dan Pajak berkurang. Sumber pemasukan kas negara pun akan terus berkurang dihantam kehadiran rokok tanpa cukai yang disebut rokok ilegal itu.

Masyarakat harus mengetahui juga rokok tanpa cukai itu, dikarenakan rokok tanpa cukai bukan tembakau asli tetapi rokok  berbahan tembakau campuran. (red)