
Batam,batamtv.com,-Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebut generasi milenial dan Gen Z memiliki peranan penting dalam menentukan arah masa depan Kota Batam melalui hak pilih mereka pada Pilkada 2024 ini. Populasi milenial dan Gen Z yang mencapai lebih dari 50 persen di Kota Batam dan ini harus mendapat perhatian khusus ke depannya.
“Di Kota Batam ini, generasi milenial dan Gen Z itu jumlahnya lebih dari 50 persen. Itu populasi yang sangat besar. Harus ada atensi khusus dari pemerintah kepada mereka,” ucap Amsakar, Senin (3/6/2024).
Generasi milenial dan Gen Z, sebut Amsakar, berperan penting dalam melakukan transformasi dalam banyak kebijakan di masa depan.
“Tidak bisa dipungkiri, mereka (generasi milenial dan Gen Z, red) berperan penting untuk melakukan transformasi nilai, perilaku, dan lifestyle dari generasi sebelumnya, sehingga kepada mereka perlu ditanamkan sistem nilai yang kokoh sebagai fondasi mereka untuk memberikan nilai tambah bagi daerah dan bangsa ini di masa depan,” jelas dia.
Banyaknya generasi milenial dan Gen Z yang dewasa ini akrab dengan teknologi serta banyak yang berprofesi content creator, lanjut Amsakar, dapat menjadi daya ungkit bagi kemajuan suatu daerah
.“Mereka memiliki kekuatan dalam memberdayakan dan mendayagunakan teknologi informasi (TI) sehingga keakraban mereka dengan TI tersebut perlu diarahkan kepada hal-hal yg produktif agar dapat memberikan nilai ekonomis. Posisi mereka sebagai influencer atau content creator dapat memberikan daya ungkit yang hebat dalam melipatgandakan potensi personal mereka, potensi daerah maupun potensi bangsa ini, sekarang dan di masa depan,” papar Amsakar.
Amsakar yang memulai karier dari level paling bawah di Pemerintah Kota Batam ini, berharap, meski perkembangan zaman ini berlangsung sangat cepat, milenial dan Gen Z, harus tetap mempertahankan norma yang ada.
“Pesatnya kemajuan teknologi hari ini, harus kita waspadai dan bentengi. Generasi milenial dan Gen Z harus tetap pertahankan jati diri bangsa dan sistem nilai luhur yang telah terbangun dan tertanam selama ini di tengah kemajuan teknologi,” ujar dia.
Selain itu, Amsakar juga berharap ke depannya, lebih banyak milenial dan Gen Z yang mau melibatkan diri dalam kegiatan politis.
“Sebagai komunitas yang populasinya lebih dari 50 persen dari penduduk Batam, generasi millenial dan Gen Z hendaknya perlu sadar dan melibatkan diri secara aktif dalam berbagai kegiatan dan kebijakan politis. Karena pada aspek inilah milenial dan Gen Z kurang memberikan atensi padahal apa yang akan terjadi pada kota dan negara ini, semuanya tidak terlepas dari kebijakan politis. Karena itu, sangat diperlukan kesadaran politis dari mereka ke depannya,” jelas Amsakar yang telah dua periode terakhir ini duduk sbagai orang nomor dua di Kota Batam.
Sosok Wakil Wali Kota yang dikenal dengan kesederhanaan dan merakyat ini kemudian menjelaskan arah fikirannya terhadap milenial dan Gen Z di Kota Batam nantinya. Ia ingin milenial dan Gen Z tak hanya sekedar gimmick politik yang menjadi komoditas setiap Pemilu berlangsung.
“Selama ini mereka hanya menjadi komoditas politik. Itu harus tidak terjadi lagi. Ke depannya, kita ingin mengikutsertakan mereka dalam perumusan berbagai kebijakan strategis di daerah seperti penglibatan dalam berbagai level pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di tingkat Kota Batam,” harap dia.
Penanggung Jawab : Oktarian
Editor : Sofyan Atsauri
Reporter : Muhammad Amin









































