Amsakar: Masa Depan Batam Ditentukan Daya Saing SDM

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Batam Kota di Aula Politeknik Batam, Sabtu (9/5/2026). (foto : sonia nurulaini-batamtv.com)

Batam, batamtv.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa masa depan Kota Batam sangat ditentukan oleh kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM). Karena itu, Pemerintah Kota Batam terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kompetensi warga sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Batam Kota di Aula Politeknik Negeri Batam, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan yang diikuti 520 peserta ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai pelatihan tematik di tingkat kelurahan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Ketua DWP Kota Batam Erdawati Firmansyah, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Batam, termasuk jajaran camat dan lurah se-Kecamatan Batam Kota.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan Kota Batam tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, terdapat tiga fokus utama pembangunan, yakni penyediaan infrastruktur dasar, peningkatan fasilitas seiring pertumbuhan penduduk, serta pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan masyarakat termarginalkan.

“Pemberdayaan masyarakat adalah tentang peningkatan kompetensi dan kecakapan. Melalui pelatihan ini, kita ingin ekonomi keluarga ikut meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan keterampilan diharapkan mampu mendorong produktivitas dan pendapatan masyarakat, termasuk dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang memiliki nilai ekonomis.

Amsakar juga menegaskan bahwa Pemko Batam di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, terus memfokuskan APBD pada program perlindungan masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, hingga perlindungan sosial.

Di bidang pendidikan, Pemko Batam menjalankan program seragam sekolah gratis serta beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Sementara di sektor kesehatan, capaian Universal Health Coverage (UHC) Kota Batam telah mencapai 98,2 persen.

Pada sektor ekonomi dan UMKM, pemerintah memberikan pinjaman modal tanpa bunga hingga Rp20 juta bagi pelaku usaha kecil, dengan rencana peningkatan plafon menjadi Rp50 juta hingga Rp100 juta.

Selain itu, perlindungan sosial juga diberikan melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal, seperti penambang pancung, penarik becak, dan pengemudi ojek online, serta insentif bagi lanjut usia.

“Investasi pada SDM memang hasilnya tidak instan. Mungkin baru terlihat 25 tahun mendatang. Namun, ini jauh lebih penting karena masa depan Batam bergantung pada daya saing manusianya,” katanya.

Ia juga mengapresiasi camat dan lurah di Kecamatan Batam Kota yang dinilai mampu mengintegrasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat secara efektif dan efisien.

Adapun kegiatan pemberdayaan meliputi pelatihan daur ulang sampah rumah tangga di Kelurahan Baloi Permai dan Teluk Tering, pelatihan peningkatan kompetensi kader Posyandu di Kelurahan Belian, Sungai Panas, dan Taman Baloi, serta pelatihan Bina Keluarga Balita (BKB) dasar di Kelurahan Sukajadi.

Sejalan dengan program lingkungan, Bank Sampah Unit juga telah terbentuk di seluruh kelurahan se-Kecamatan Batam Kota dengan total 762 anggota. Hingga saat ini, gerakan pemilahan sampah berhasil mengumpulkan 12.129 kilogram sampah bernilai ekonomis dengan nilai mencapai Rp20,7 juta.

Salah seorang peserta dari Kelurahan Belian, Lita, mengaku pelatihan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Selain menambah pengetahuan tentang kesehatan anak di Posyandu, kami juga belajar mengelola ekonomi keluarga dengan lebih baik,” ujarnya.

Penanggungjawab : oktarian

Editor : pariadi

Reporter : sonia nurulaini