Aksi Mogok Kerja di Jerman Batalkan Ribuan Penerbangan, 500.000 Penumpang Terdampak

0
Sebuah informasi yang menunjukkan pembatalan penerbangan karena pemogokan serikat pekerja Jerman Verdi terlihat di Bandara Berlin-Brandenburg (BER) di Schoenefeld, tenggara Berlin, pada 10 Maret 2025. Gangguan besar tampak di bandara-bandara Jerman pada 10 Maret 2025, termasuk penutupan total penerbangan di Berlin, setelah serikat pekerja jasa mengumumkan aksi mogok untuk mendapatkan gaji yang lebih baik bagi personel darat. Aksi industri juga melanda bandara terbesar negara itu di Frankfurt serta pusat-pusat di Bremen, Cologne, Dortmund, Duesseldorf, Hamburg, Hanover, Leipzig, Munich, dan Stuttgart.(Foto : Ralf Hirshberger/AFP)

Berlin,batamtv.com, – Aksi mogok kerja yang dilakukan oleh serikat pekerja sektor jasa di Jerman membatalkan ribun penerbangan tujuan atau dari Berlin pada Senin (10/3/2025). Tujuan dari aksi tersebut ialah mereka atau para pekerja menyerukan upah yang lebih baik lagi.

Dikutip dari kantor berita AFP pada Selasa (11/3/2025), sekitar 3.400 penerbangan terdampak oleh aksi mogok tersebut.

Menurut asosiasi bandara Jerman ADV, aksi itu tentu berdampak pada sekitar 500.000 penumpang. Di Frankfurt, bandara tersibuk di negara itu, operator Fraport mengatakan tidak ada penumpang yang dapat naik.

Dengan begitu, aksi mogok kerja itu juga akan memengaruhi perjalanan transit banyak penerbangan. Bandara di Bremen, Cologne, Dortmund, Duesseldorf, Hamburg, Hanover, Leipzig, Munich, dan Stuttgart juga turut terdampak.

Serikat pekerja Verdi mengatakan pada Jumat, mereka menyerukan para pekerja sektor publik dan sekitar 23.000 karyawan penyedia layanan penanganan darat untuk mogok kerja guna menyampaikan pesan kepada manajemen.

“Kami menyesalkan ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh pemogokan ini bagi para penumpang,” kata wakil ketua serikat pekerja Christine Behle. “Namun tanpa tekanan aksi mogok kerja, tidak akan ada kemajuan dalam negosiasi,” lanjut dia.

Ia mengatakan, tuntutan serikat pekerja tersebut mencakup kenaikan gaji sebesar delapan persen atau setidaknya 350 euro (Rp 6,3 juta) lebih per bulan, dan bonus yang lebih tinggi untuk kegiatan yang sangat melelahkan.

“Kami terpaksa melakukan mogok peringatan ini karena para pengusaha belum mengajukan penawaran dalam negosiasi perundingan kolektif yang sedang berlangsung untuk pegawai sektor publik dan tidak menunjukkan keinginan untuk memenuhi tuntutan sah kami,” ungkap serikat pekerja Jerman.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                  : Sofyan Atsauri

Sumber                : Kompas.com