Jokowi Tak Diundang ke Rakernas PDIP, Pengamat Sebut Hukuman Politik

0
Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat (tengah) memberikan keterangan saat konferensi pers soal Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-5 di DPP PDIP, Jakarta, Kamis (16/5/2023). Rakernas PDIP yang digelar pada 24-26 Mei ini, Djarot mengatakan tidak mengundang Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin karenanya keduanya sedang sibuk dan menyibukan diri. (Foto: Febri Angga Palguna/TEMPO)

Jakarta,batamtv.com, – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP menyatakan tidak mengundang Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke perhelatan rapat kerja nasional (Rakernas) PDIP pada 24-26 Mei di Ancol, Jakarta Utara.

Tak diundangnya Jokowi ke perhelatan akbar partai berlambang banteng ini pun menjadi sorotan sejumlah kalangan. Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, mengatakan ini menjadi sinyal betapa besarnya amarah PDIP terhadap Jokowi. “Ini jadi seperti hukuman politik bagi kader yang melakukan pelanggaran,” kata Agung saat dihubungi, Jumat, (17/5/2024).

Jokowi pada pemilihan presiden 2024 lalu, dinilai melakukan manuver terhadap partai yang telah mengusungnya menjadi wali kota Surakarta; gubernur Jakarta; dan presiden itu. Manuver Nampak manakala putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menjadi calon wakil presiden Prabowo.

Namun, manuver Jokowi dinilai tak sebatas pada pencalonan Gibran. Didapuknya putra bungsu Jokowi menjadi Ketua Umum PSI, dan manuver menantunya yang mendukung Prabowo-Gibran dinilai menjadi klimaks dari perseteruang yang terjadi antara PDIP dengan Jokowi. Sebab, PDIP mengusung Ganjar-Mahfud sebagai pasangan calon presiden dan wakilnya di Pemilu 2024.

Dihubungi terpisah, peneliti senior Populi Center, Usep Saepul Ahyar, mengatakan tidak diundangnya Jokowi ke agenda akbar seperti Rakernas, tentu menjadi pertanyaan besar. “Artinya, ini menjadi penegasan bahwa Jokowi telah dipecat dari partai,” kata Usep.

Pun ihwal Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang juga tidak turut diundang, Usep mengatakan ini menjadi upaya PDIP untuk menyamarkan perseteruannya dengan Jokowi. “Ini semacam kamuflase saja agar perseteruan tidak terlihat jelas,” ujar Usep.

Kamis lalu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan Jokowi dan Ma’ruf tidak diundang ke Rakernas lantaran keduanya sedang sibuk dan menyibukkan diri. “Jadi ini hanya internal PDIP, pesertanya internal partai,” kata Djarot.

Sementara itu,  Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Ngabalin tak mau ikut campur urusan internal PDIP yang tak mengundang Presiden Jokowi dalam rapat kerja nasional. Namun politikus Partai Golkar ini keberatan jika Jokowi disebut menyibukkan diri.

Ngabalin mengatakan Jokowi sebagai Presiden memang disibukkan dengan seabrek jadwal, termasuk kunjungan kerja ke sejumlah daerah. “Jangan begitu dong cara ngomongnya,” kata dia saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, (17/5/2024).

“Ya, jangan menyebar berita bohong lagi. Situasinya sudah tenang. Pemilu sudah kelar, sudah ada presiden baru,” kata Ngabalin.

Editor : Sofyan Atsauri

Sumber : Tempo.co