
BATAM, batantv.com – Belakangan beberapa titik perumahan di Batam Kota mengalami gangguan aliran air ke perumahan mereka. Akibatnya warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dari saluran aiar di rumah mereka . Warga mengeluhkan sudah sejak tiga hari belakangan tidak dialiri air alias mati total.
Wargapun mencoba mengadukan masalah ini ke Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Batam, Putra Yustisi Respaty. Putra pun langsung mengirimkan lima unit mobil tangki air.
“Warga mengeluh air tidak mengalir kerumahnya sudah sejak tiga hari belakangan. Kami langsung saja mengirimkan lima unit mobil tangki air bersih untuk membantu kebutuhan warga yang terdampak mati air tersebut,” ucap Putra Senin (23/1/2023).
Lebih lanjut dia mengatakan, sebagai petugas partai sudah menjadi kewajibannya untuk turun membantu dan mendengarkan apa saja keluhan yang dialami oleh warga. Apalagi, air ini merupakan kebutuhan pokok sehari-hari bagi makhluk hidup seperti manusia, tumbuh-tumbuhan dan hewan.
“Sesuai arahan partai kita diwajibkan untuk turun ke masyarakat, membantu semaksimal mungkin. Dan itu wajib. Tidak bisa ditawar-tawar lagi,” ungkap Putra tegas.
Apalagi lanjutnya, masyarakat yang terdampak mati air tersebut merupakan konstituennya di Daerah Pemilihannya. Otomatis dengan sekuat tenaga wajib untuk diperjuangkan.
“Air itukan kebutuhan pokok. Jadi, kalau kita hidup tanpa air bisa dibayangkan bagaimana susahnya,” imbuhnya.
Maka dari itu, untuk membantu meringankan warga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, dia pun berinisiatif mengirimkan bantuan mobil tangki air ke daerah-daerah yang terdampak seperti, Garden Raya, Buana Vista dan wilayah di sekitar Botania Batam Center.
“Hingga sore , sebanyak lima unit mobil tangki air sudah dikirimkan ke daerah-daerah yang terdampak mati air,” jelasnya.
Meskipun lanjutnya, berdasarkan informasi yang dia dapat bahwasannya hari Senin (23/1/2023) air sudah mulai ke rumah-rumah warga. Dia pun mengingatkan kepada warga untuk bijak dalam penggunaan air.
“Kalu bisa beli sebuah tempat yang bisa menampung dalam jumlah besar. Jika sewaktu-waktu air mati lagi, air yang disimpan itu bisa dipergunakan untuk kebutuhan,” harapnya.
Sementara, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan kota Batam, Ernawati sangat prihatin dengan tidak mengalirnya air kerumah-rumah warga sejak tiga hari belakangan.
Dia mengatakan, banyak keluhan dari warga yang masuk melalui partainya, rata-rata warga tersebut menyampaikan keluhan di daerah tempat tinggalnya air sudah tiga hari tidak mengalir.
“Rata-rata yang menyampaikan keluhannya para pedagang UMKM yang berjualan sarapan pagi. Karena air tak mengalir kerumahnya, para pedagang itupun memilih untuk tidak jualan,” sebutnya.
Menurut Erna, pihak pengelola SPAM Batam jika di suatu daerah mengalami gangguan distribusi air, pihak SPAM Batam seharusnya menyediakan alternatif supaya air di masyarakat tidak habis total dengan cara mensuplai air bersih kerumah-rumah warga yang terdampak.
ki air sudah dikirimkan ke daerah-daerah yang terdampak mati air,” jelasnya.
Meskipun lanjutnya, berdasarkan informasi yang dia dapat bahwasannya hari ini Senin (23/1/2023) air sudah mulai kerumah-rumah warga. Dia pun mengingatkan kepada warga untuk bijak dalam penggunaan air.
“Kalu bisa beli sebuah tempat yang bisa menampung dalam jumlah besar. Jika sewaktu-waktu air mati lagi, air yang disimpan itu bisa dipergunakan untuk kebutuhan,” harapnya.
Politisi Muda dari Partai PDI Perjuangan kota Batam menambahkan terkait adanya sejumlah masyarakat yang dirugikan akibat terganggunya suplai air kerumah-rumah warga, pihaknya di DPRD Batam akan berkoordinasi dengan komisi terkait yakni Komisi I dan Komisi III DPRD Batam agar mengagendakan Rapat Dengar Pendapat dengan pengelola Pelayanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam.
“Secepatnya kita akan berkoordinasi dengan komisi terkait di DPRD Batam, untuk segera diagendakan RDP,” sebutnya.
Editor : Oktarian
Reporter : Abyaqsa Ramadan









































