
BATAM, batamtv.com – Belakang ini, rasa kecewa warga Kota Batam atas tidak optimalnya pelayanan air bersih oleh SPAM Batam, tergambarkan pada hasil survey yang telah dilakukan Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau.
Survey dilakukan pada 17-24 Oktober 2022 terhadap 540 responden yang tersebar di seluruh wilayah mainland Batam yang dijangkau jaringan distribusi air SPAM Batam.
Salah satuhHasil survey menunjukkan sebanyak 85% responden mengeluhkan pendistribusian air bersih kurang dari 24 jam.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau , Dr Lagat Siadari selaku mengatakan pemerintah seharusnya bisa memastikan ketersediaan air bersih selama 24 jam.
”Menurut aturan pelayanan air bersih itu harus non stop 24 jam bukan 3 jam, 6 jam atau 10 jam saja, apalagi air mengalir hanya pada jam-jam tertentu,” ujar Lagat Rabu (26/10/2022).
Berdasarkan hasil survey, masyarakat mengeluhkan pendistribusian air hanya di waktu-waktu tertentu. Sebanyak 15,93% responden menjawab air mengalir hanya pada pukul 20.00 – 23.00 WIB, lalu sebanyak 30,56% responden menjawab pukul 23.00 – 02.00 WIB, dan sebanyak 35,37% responden menjawab pukul 02.00 – 05.00 WIB.
Lagat berharap survey yang telah dilakukan ini ditanggapi serius oleh SPAM Batam.
”Segera ambil langkah-langkah strategis dan lakukan tindak lanjut yang terukur dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas air,” tegasnya.
Selain itu, ia juga meminta agar BP Batam dapat turut andil mendorong kontraktor air bersih untuk melakukan perbaikan dari hulu hingga ke hilir.
”Lakukan koordinasi dengan pihak kontraktor agar dapat segera mengambil langkah-langkah yang semestinya,” tutut Lagat.
Lagat berharap BP Batam tidak membiarkan begitu saja hasil survey yang telah dilakukan Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau ini agar permasalahan air bersih tidak meluas.
editor : abyawsa ra
reporter : muhammad amin









































