Jakarta, batamtv.com – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mendorong anak-anak yang putus sekolah maupun yang belum pernah mengenyam pendidikan untuk kembali belajar melalui program Sekolah Rakyat.
“Sekolah Rakyat adalah cara Bapak Presiden agar seluruh anak-anak di Indonesia dapat bersekolah,” ujar Teddy.
Pesan tersebut disampaikan saat ia berdialog dengan siswa dan calon siswa dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 di Tangerang, Banten.
Dalam kesempatan itu, Teddy hadir bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Ia juga berinteraksi langsung dengan para siswa, termasuk mendengarkan kisah mereka yang sebelumnya terpaksa putus sekolah.
Menurut Teddy, program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan, tanpa terkendala latar belakang ekonomi maupun sosial.
Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal kembali ke ruang kelas, tetapi juga membuka peluang bagi anak-anak untuk membangun harapan dan memiliki cita-cita besar.
“Agar yang dulunya belum punya mimpi, hingga dia nanti akhirnya bisa bermimpi dan bercita-cita besar,” katanya.
Teddy juga mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 43 ribu anak telah mendapatkan akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat. Ia mengapresiasi upaya Kementerian Sosial Republik Indonesia yang terus menjangkau anak-anak yang belum tersentuh pendidikan.
Sementara itu, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu.
Menurutnya, program ini hadir untuk memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi masa depan anak. Sekolah Rakyat dirancang dengan sistem berasrama dan fasilitas yang mendukung agar siswa dapat fokus belajar dan mengembangkan diri.
“Setiap siswa berharga,” tegas Gus Ipul.
Program ini diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih merata serta memberi kesempatan bagi seluruh anak Indonesia untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Sumber: antara











































