Pemprov Kepri Jalankan Empat Proyek Pengendalian Banjir di 2026

0
Pembangunan pintu air di Dusun 4 Desa Sebesi, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun.

Tanjungpinang, batamtv.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) melaksanakan empat proyek pengendalian banjir pada tahun 2026.

Empat proyek tersebut tersebar di dua wilayah, yakni Kabupaten Karimun dan Pulau Bintan. Masing-masing dua proyek dikerjakan di setiap wilayah sebagai langkah penanganan banjir sekaligus perlindungan kawasan permukiman dan lahan produktif masyarakat.

Di Kabupaten Karimun, proyek meliputi normalisasi parit di Jalan Kemunting, Desa Tanjung Berlian Barat, Kecamatan Kundur Utara, serta pembangunan pintu air di Dusun 4, Desa Sebesi, Kecamatan Kundur.

Sementara di Pulau Bintan, pekerjaan dilakukan di Kampung Purwodadi, Kelurahan Sei Lekop, Bintan Timur, dan Kampung Kepodang II, Kota Tanjungpinang.

Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dona Astriana, menjelaskan proyek di Karimun bertujuan mengendalikan banjir sekaligus melindungi lahan pertanian masyarakat.

“Pembangunan di dua lokasi ini diharapkan dapat mencegah kerusakan lahan pertanian, sehingga tidak mengganggu produksi masyarakat,” ujar Dona.

Ia menambahkan, proyek tersebut juga mendukung program ketahanan pangan nasional.

Untuk wilayah Bintan, pengendalian banjir dilakukan melalui pembangunan kanal di kiri dan kanan sungai, pemasangan batu miring, serta normalisasi saluran guna mencegah luapan air ke permukiman dan perkebunan warga.

Menurut Dona, banjir yang pernah terjadi sebelumnya tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga merusak lahan perkebunan masyarakat.

Sementara itu, proyek di Kampung Kepodang II, Tanjungpinang dinilai mendesak karena menyangkut keselamatan warga. Banjir yang terjadi sejak 2020 menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan parah akibat erosi di tebing sungai.

Selain itu, proyek ini juga bertujuan mengantisipasi potensi masuknya satwa liar ke permukiman.

“Sungai di belakang kawasan tersebut merupakan jalur lintasan buaya, sehingga perlu penanganan serius,” kata Dona.

Di lokasi ini, Dinas PUPP Kepri membangun batu miring sepanjang 70 meter untuk memperkuat sempadan sungai sekaligus melindungi lingkungan sekitar.

Pemerintah Provinsi Kepri berharap proyek pengendalian banjir ini mendapat dukungan dari masyarakat agar dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang.

Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : dwi susilo