Diskominfo Kepri Dorong Digitalisasi Keuangan, SIGAJIAN Kini Terintegrasi Tanda Tangan Elektronik

0
Sekretaris Diskominfo Kepri, James Simon Pattikawa menyerahkan Piagam Pengesahan Integrasi TTE Aplikasi SIGAJIAN kepada Kepala Bidang Perbendaharaan dan Pengelolaan Kas Daerah BKAD Kepri I Gede Sukanta, Selasa (4/8/2026).

Tanjungpinang, batamtv.com – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat penerapan digitalisasi pemerintahan melalui integrasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi pada Aplikasi SIGAJIAN.

Langkah ini ditandai dengan penyerahan rekomendasi integrasi TTE oleh Diskominfo Kepri kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kepulauan Riau di Kantor BKAD, Dompak, Selasa (4/8/2026).

Rekomendasi tersebut diserahkan oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kepri, Dwi Anggraeni, kepada Kepala Bidang Perbendaharaan dan Pengelolaan Kas Daerah BKAD Kepri, I Gede Sukanta.

Selain itu, Sekretaris Diskominfo Kepri, James Simon Pattikawa, turut menyerahkan piagam pengesahan integrasi TTE sebagai bentuk penguatan kolaborasi antarperangkat daerah.

Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hendri Kurniadi, melalui Dwi Anggraeni menyampaikan apresiasi atas komitmen BKAD Kepri dalam menerapkan TTE pada Aplikasi SIGAJIAN sebagai bagian dari penguatan tata kelola keuangan daerah berbasis digital.

Menurutnya, penggunaan TTE tersertifikasi tidak hanya menjamin keaslian identitas penandatangan dan integritas dokumen elektronik, tetapi juga memberikan kepastian hukum serta meningkatkan efisiensi administrasi.

Hingga saat ini, tercatat enam aplikasi strategis Pemprov Kepri telah terintegrasi dengan TTE, yakni SIJARIMU, SIMETRIS, SIMRS, SIPANGKAS, SILAT, dan SIGAJIAN.

Sementara itu, I Gede Sukanta menilai integrasi TTE pada SIGAJIAN menjadi langkah konkret dalam implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang terintegrasi dan aman.

Ia menjelaskan, aplikasi SIGAJIAN selama ini digunakan untuk pengelolaan pembayaran gaji dan tunjangan bagi ASN, dan kini semakin optimal dengan dukungan sertifikat elektronik sebagai bagian dari sistem keamanan informasi.

Menurutnya, penerapan TTE juga menjadi solusi atas berbagai kendala administrasi, seperti keterbatasan waktu, ruang, serta tingginya penggunaan dokumen fisik.

“Dengan integrasi ini, kita mulai beralih menuju ekosistem kerja tanpa kertas yang lebih efisien, cepat, dan aman,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, BKAD Kepri menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kepri, Balai Sertifikasi Elektronik, serta seluruh pihak yang telah mendukung implementasi TTE dalam pengelolaan keuangan daerah.

Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : dwi susilo