Iran Kecam Serangan AS, Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

0
sumber : antaranews

Istanbul, batamtv.com – Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di wilayah pesisirnya dan menuduh Washington telah melanggar hukum internasional serta kesepakatan damai yang baru disepakati.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan serangan tersebut menargetkan fasilitas pengawasan di wilayah pesisir dan merupakan pelanggaran terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Iran juga menegaskan haknya untuk membela diri dan menyebut angkatan bersenjatanya telah melancarkan serangan balasan terhadap sasaran yang terkait dengan Amerika Serikat.

Selain itu, Iran mendesak negara-negara di kawasan Teluk agar tidak mengizinkan wilayahnya digunakan untuk melancarkan aksi militer terhadap Iran.

Teheran juga meminta PBB dan lembaga internasional lainnya untuk tidak bersikap pasif terhadap pelanggaran hukum internasional tersebut.

Sementara itu, Amerika Serikat menyatakan telah menyerang lokasi penyimpanan rudal, drone, dan radar milik Iran sebagai respons atas dugaan keterlibatan Teheran dalam serangan terhadap kapal komersial di Selat Hormuz.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sejumlah posisi militer Amerika Serikat di kawasan dan memperingatkan akan memberikan respons lebih keras jika eskalasi berlanjut.

Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat diketahui telah mencapai nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri konflik, yang mulai berlaku pada 18 Juni 2026.

Kesepakatan tersebut mencakup penghentian permusuhan di berbagai wilayah, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz dan pencabutan blokade laut.

Kedua negara juga sepakat melanjutkan perundingan selama 60 hari untuk mencapai kesepakatan yang lebih komprehensif.

sumber : antaranews