

Bintan, batamtv.com – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, meminta percepatan rehabilitasi menyeluruh Waduk Sei Jago di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, menyusul kondisi infrastruktur yang mengalami kerusakan berat.
Arahan tersebut disampaikan saat peninjauan lapangan bersama Tim Percepatan Pembangunan Kepri, Suyono Saeran, serta Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kepri, Dona Astriana, Senin (6/4/2026).
Dalam kunjungan itu, Nyanyang menekankan perlunya langkah penanganan teknis, termasuk normalisasi aliran dari hulu menuju intake. Selain itu, pemerintah daerah akan mengusulkan pembangunan tampungan air tambahan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.
Menurutnya, kondisi waduk yang tidak lagi optimal sebagai daerah tangkapan air menjadi dasar perlunya rehabilitasi total.
Waduk Sei Jago merupakan salah satu sumber air baku yang dikelola Perumda Tirta Kepri dan melayani sekitar 3.000 sambungan pelanggan di wilayah Tanjung Uban. Namun, dalam kondisi saat ini, distribusi air tidak berjalan optimal.
Kepala Bidang SDA Dinas PU Kepri, Dona Astriana, menjelaskan bahwa pada kondisi normal waduk mampu menyalurkan air hingga 40 liter per detik. Penurunan kapasitas terjadi akibat kekeringan yang berkepanjangan serta kerusakan pada struktur bagian bawah yang menyebabkan kebocoran.
Selain faktor teknis, perubahan fungsi lahan di sekitar waduk turut memengaruhi daya dukung kawasan. Area yang sebelumnya berupa hutan kini sebagian telah beralih menjadi lahan perkebunan masyarakat.
Pemerintah daerah menilai penanganan terpadu diperlukan agar fungsi waduk sebagai sumber air baku dapat kembali optimal dan berkelanjutan.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : dwi susilo



