
BATAM, batamtv.com – Sebagai Kota pariwisata yang juga menjadi penghubung dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia, Kota Batam selalu berusaha menciptakan suasana yang bisa membuat semua warganya nyaman dalam hal pelayanan publik.
Seperti di Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam, di saat menjelang akhir tahun, selalu disibukkan dengan pengurusan paspor bagi warga yang hendak berlibur ke luar negeri .
Tingkat mobilitas masyarakat yang berpergian ke luar negeri diprediksi akan terus meningkat. Hal tersebut juga akan berpengaruh kepada penerbitan Paspor Republik Indonesia yang diprediksi akan terus meningkat hingga akhir Desember 2022.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melakukan beberapa langkah guna mengantisipasi kenaikan jumlah pemohon Paspor Republik Indonesia di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.
Salah satu yang dilakukan adalah menaikkan kuota permohonan paspor menjadi salah satu langkah yang dilakukan guna mengantisipasi lonjakan permohonan adalah dengan meningkatkan kuota permohonan paspor, baik di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Unit Layanan Paspor (ULP) Harbour Bay dan saat layanan Pelayanan Paspor di Hari Minggu (PASAR MINGGU).
Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian (Dokjalintal), Mohamad Taufik Sulaeman, menjelaskan bahwa kuota permohonan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam pada tanggal 19-30 Desember 2022 akan dinaikkan menjadi 250 Pemohon per harinya.
“Untuk di Unit Layanan Paspor Harbour Bay akan dinaikkan menjadi 100 Pemohon per harinya,” ungkap Taufik, Jumat (16/12/2022).
Dia mengatakan, selain menaikkan jumlah permohonan pada pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam dan ULP Harbour Bay, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam juga menaikkan jumlah Kuota Permohonan Paspor pada Pelayanan Paspor PASAR MINGGU di ULP Harbour Bay pada tanggal 18 Desember 2022 menjadi 50 Pemohon.
”Tujuan ditingkatkannya jumlah kuota adalah untuk memudahkan akses masyarakat untuk melakukan pembuatan baru ataupun penggantian paspor jelang libur akhir tahun 2022,” ucap Taufik.
Editor :Oktarian
Muhammad Amin









































