read news – Rakernas PHRI Digelar di Batam

0
Gubernur Kepri Ansar Ahmad (tengah baju kemeja orange) menegaskan Kepri sebagai salah satu daerah yang berada di jalur penting perlintasan international dan juga sebagai cross border tourism destination wilayah Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. (Foto : muhammad amin - batamtv.com)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad (tengah baju kemeja orange) menegaskan Kepri sebagai salah satu daerah yang berada di jalur penting perlintasan international dan juga sebagai cross border tourism destination wilayah Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. (Foto : muhammad amin - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan Kepri sebagai salah satu daerah yang berada di jalur penting perlintasan international dan juga sebagai cross border tourism destination wilayah Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand.

Hal ini  tentu merupakan keuntungan luar biasa yang harus dimanfaatkan untuk kemajuan Kepri.

“Karenanya Kepri akan terus kita dorong sebagai daerah industri dan juga wisata. Mengingat Kepri memang menempatkan industri menjadi tujuan utama. Disusul sektor pariwisata sebagai tujuan utama kedua dari negeri berjuluk Segantang Lada ini,” kata Ansar Ahmad saat  menghadiri Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) ke-IV tahun 2024 di Ballroom Swiis- Bell Hotel Harbour Bay, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (22/2/2024).

Acara yang mengangkat tema “Perkuat Ekosistem Pariwisata Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” sendiri dibuka bersama oleh Gubernur Kepri, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Ketua Umum PHRI, Ketua PHRI Provinsi Kepri dengan penekanan sirine acara.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, PHRI menurutnya, menjadi organisasi yang strategis dalam ikut serta memberikan andil terhadap pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia, melalui sektor pariwisata yang berbasis pada penyediaan akomodasi hotel dan juga makan minum di restoran.

Kepri, tambah Ansar Ahmad, juga memiliki potensi wisata yang mentereng, baik dalam kancah nasional maupun international. Karena itu Kepri memiliki tingkat kunjungan wisata baik nusantara ataupun wisatawan asing yang luar biasa. Sepanjang 2023 saja, wisatawan lokal mencapai 2.009.950 orang dan wistawan asing 1.530.899 orang.

Juga di Provinsi Kepri sampai saat ini, menjadi daerah 3 teratas nasional, sekaligus menjadi pintu masuk wisman, bersanding dengan Provinsi Bali dan DKI Jakarta. Termasuk salah satu kawasan wisata di kawasan khusus pariwisata international Lagoi Bintan, yang memiliki fasilitas Free Trade Zone.

“Yang terakhir, Kepri juga memiliki potensi event sport tourism dengan marakanya event internasional bernuansa olahraga, yang digelar di Kepri. Juga potensi halal tourism yang ada di Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang dan juga menjadi Hub Pariwisata International Pulau Sumatera melalui tourism lingkages network,” Ansar Ahmad.

Editor : Oktarian
Reporter : Abdi Perdana