
TANJUNGPINANG, batamtv.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad berterimakasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan FORKOPIMDA Kepri, termasuk Bank Indonesia (BI) Kepri yang andilnya sangat luarbiasa.
Semua pihak dinilai telah bersama-sama menunjukkan kinerjanya dengan baik, kompak dan serius sehingga capaian-capaian dalam hal upaya pertumbuhan ekonomi serta program-program pengendalian inflasinya berjalan dengan baik, dan bahkan Kepri berada pada urutan terbaik ke-4 secara nasional serta terbaik se Sumatera.
“Semua yang telah kita capai merupakan hasil kerja keras kita bersama, baik TNI, Pollri, Instansi Vertikal, termasuk BI. Selanjutnya apa-apa yang telah kita bahas dalam rapat singkat ini, akan kita tindaklanjuti dengan rapat teknis nantinya. Kita harus tingkatkan apa-apa yang sudah kita jalankan dengan baik dan kita inventarisir hal-hal yang kita nilai jalannya masih tergolong lambat,” kata Ansar saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) dan Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Kepulauan Riau di Natuna, Rabu (16/80)
Rapat digelar dalam tema ‘Upaya Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Pengendalian Inflasi, Pengentasan Kemiskinan, Serta Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Terhadap Terjadinya Bencana’.
Ansar juga menjadikan atensi atas persiapan pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pilpres yang akan segera berlangsung di 2024.
“Persiapan Pemilu Legislatif dan Pilpres juga menjadi perhatian penting kita bersama. Kondusifitas keamanan dan ketentraman harus kita ciptakan dan terjaga di Kepri,” ujarnya. Ansar menekankan agar apa-apa yang menjadi penyebab inflasi di Kepri bisa dikontrol terus. Seperti ketersediaann cabai, telur dan sebagainya.
“Income perkapita dan pengendalian inflasi tentunharus berjalan seimbang. Percuma jika incem perkapita kita bagus tapi inflasi masih tinggi. Dan menurut saya, apa yang sudah dilakukan BI dengan memelopori masyarakat memasak menggunakan cabai kering itu sebuah tindakan yang luar biasa dalam upaya pengendalian inflasi di daerah,” terang Ansar lagi. Termasuk Ansar juga memuji pihak BI yang dengan gencar mendukung program digitalisasi di daerah.
Dalam kesempatan ini seluruh peserta Rakor mendengarkan laporan yang disampaikan oleh kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri Darwis Sitorus terkait pertumbuhan ekonomi Kepri, dimana secara makro pertumbuhan ekonomi Kepri masih dalam koridor yang baik dalam pertumbuhannya, meski ada dalam beberapa hal menuruun. “Berdasrkan indikator makro, Kepri memberikan angka terbaik secara nasional berada dibawah DKI Jakarta. Bahkan di Sumatera tertinggi,” kata Darwis.
Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo









































